UTAMA | METRO BULUNGAN | TARAKAN | NUNUKAN | RAGAM | PEREMPUAN | HALO POLISI | OPINI BAH!

METRO BULUNGAN

Sabtu, 26 Mei 2018 12:09
Belum Ada Tersangka, Truk Pengangkut 16 Ton BBM Dilepas
DILEPAS : Truk tangki yang sempat ditahan, dikembalikan untuk kepentingan suplai BBM ke Bulungan. (HERI MULIADI/KALTARA POS)

PROKAL.CO, TANJUNG SELOR - Mobil truk tangki dengan kapasitas 16 ton bahan bakar minyak (BBM) jenis solar, yang diamankan saat memindahkan BBM ke bunker dan drum, di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Bungker (SPBB), kemarin telah dikembalikan untuk beroperasi lagi.

Hanya saja untuk masalah hukum yang menjeratnya, masih dilanjutkan oleh kepolisian. Sebelumnya, truk Pertamina bernomor polisi B 9837 SFU ditangkap oleh Krimsus Polda Kaltara pada Selasa (22/5) sekira pukul 20.00 Wita di SPBB Jalan Sabanar Lama. Kini kasusnya ditangani oleh Polres Bulungan untuk dilanjutkan penyidikan.

“Jadi memang kami yang tangani untuk kelanjutan kasusnya. Tahap sekarang masih penyidikan kami,” ungkap Kapolres Bulungan AKBP Muhammad Fachry melalui Kasat Reskrim Polres Bulungan AKP Gede Prasetia Adi Sasmita kepada Kaltara Pos, Jumat (25/5).

Pihaknya sendiri tengah melakukan pemeriksaan terhadap saksi ahli yang ada di PT Pertamina. Jika diperlukan, maka meminta bantuan dari BPH Migas, tapi jika sudah cukup dari Pertamina maka kasusnya akan dilanjutkan.

Dia mengatakan, saat penangkapan truk tangki tersebut masih proses pemindahan BBM ke dalam bunker dan belum ada kegiatan niaga. “Makanya kita sedang mencari kebenarannya, kalau memang terbukti bersama maka kita lanjut, sidik jika tidak maka setop kasusnya,” jelasnya.

Karena belum ada penetapan, kepolisian juga mengembalikan sementara truk tangki tersebut untuk beroperasi lagi. Hal ini dikarenakan pihak Pertamina yang akan melakukan suplai BBM ke Bulungan kekurangan armada angkut. Armada yang ditangkap itu merupakan salah satu armada yang beroperasi di Bulungan.

“Kalau tidak salah perusahaan tersebut hanya punya 5 atau 6 unit armada saja. Ditakutkan kalau ditahan terlalu lama itu menghambat distribusi BBM ke Tanjung Selor,” sebutnya.

Dia menuturkan, jika statusnya berubah, maka truk tangki tersebut dapat ditarik lagi untuk disita. Yang jelas, untuk kasusnya masih dalam proses pengembangan oleh kepolisian. Gede mengatakan, sudah ada lima saksi yang diperiksa, baik dari pekerja di SPBB maupun sopir dan kernet mobil truk tersebut. “Baru lima orang yang sudah diperiksa,” bebernya.

Dia mengatakan, belum dapat dipastikan apakah ada penjualan ke industri. Pasalnya solar subsidi yang dijual di SPBB tersebut menggunakan kupon. Dia menyebutkan, memang ada rekomendasi dari Dinas Perhubungan dan Dinas Perikanan untuk mengambil BBM di sana. Hal ini dikarenakan diperuntukan untuk nelayan dan transportasi air.

“Dalam hal ini speedboat, dan perahu nelayan. Dan juga yang beli ada kupon yang sesuai dengan nama yang bersangkutan,” tuturnya.

“Tidak semuanya orang menggunakan kapal ke sana, tapi biasanya pakai mobil untuk mengangkutnya keluar,” tutupnya.

Sebelumnya diberitakan, kepolisian kembali melakukan operasi dan berhasil menggerebek puluhan ton Bahan Bakar Minyak (BBM) di salah satu Stasiun Pengisian Bahan Bakar Bungker (SPBB). Diduga BBM bersubsidi jenis solar tersebut dijual bukan untuk yang berhak mendapatkan saat penggrebekan dilakukan oleh jajaran Reskrimsus Polda Kaltara di Jalan Sabanar Lama, sekitara pukul 20.00 Wita, Selasa (22/5).

“Kita telah mengamankan BBM Subsidi yang diselewengkan sebanyak 16 ton dari salah satu SPBB,” ungkap Kapolda Kaltara, Brigjen Pol Indrajit melalui Dirreskrimsus Polda Kaltara, Kombes Helmi Kwarta Kusuma Putra kepada Kaltara Pos, Rabu (23/5).

Dia mengungkapkan, personelnya mengamankan berupa satu unit truk tangki bernomor polisi B 9837 SFU dengan alat penyedot untuk memindahkan solar ke bunker dan drum. Kedua barang bukti tersebut langsung diperkirkan di Mako Polres Bulungan. Dia menuturkan, untuk penangannya masih melakukan pemeriksaan terhadap asal dan legalitas BBM subdisi.

“Kita masih periksa asalnya dari mana, surat-surat dan perizinannya, lokasi seharusnya dan bagaimana cara pengangkutanya yang baik. Kemudian distribusi BBM tepat sasaran atau tidak karena tangkinya adalah untuk subsidi,” tuturnya.(mul)


BACA JUGA

Kamis, 17 Maret 2016 21:01
KRIMINAL

Terlilit Utang, Pemuda Ini Terpaksa Jadi Kurir Narkoba

<p><strong>MENJALANKAN</strong> bisnis narkotika golongan I jenis sabu-sabu memang…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .