UTAMA | METRO BULUNGAN | TARAKAN | NUNUKAN | RAGAM | PEREMPUAN | HALO POLISI | OPINI BAH!

NUNUKAN

Sabtu, 02 Juni 2018 11:21
Pura-Pura Sakit, Ngga Tahunya Laki-Laki Ini Perkosa Gadis

PROKAL.CO, NUNUKAN –  JUL (25), pelaku pemerkosaan dijatuhi hukuman 12 tahun pernjara. JUL terbukti melakukan pemerkosaan terhadap HI (24) berdasarkan fakta persidangan di Pengadilan Negeri Nunukan.

Jaksa Penuntut Umum (JPU), Husni mengatakan, dalam sidang tersebut, hakim menjatuhkan vonis lebih rendah dari tuntutan JPU. Jika sebelumnya JPU menuntut terdakwa dengan pidana 15 tahun penjara, dengan  menjerat terdakwa dengan pasal 285 tentang pemerkosaan.

"Vonis yang dijatuhkan oleh hakim terhadap JUL selama 12 tahun 6 bulan penjara," ungkapnya kepada Kaltara Pos, Jumat (1/6)

Atas vonis tersebut, terdakwa belum memberikan pembelaan apapun, terdakwa hanya mengatakan masih pikir-pikir atas putusan yang dijatuhkan padanya.

"Terdakwa masih pikir-pikir, begitu juga dengan jaksa terkait putusan itu masih pikir-pikir. Karena masih ada waktu selama 1 minggu, kita menunggu jika tak terima dengan putusan apakah terdakwa akan melakukan upaya hukum, selanjutnya juga jaksa akan lakukan upaya hukum," terangnya.

Sebelumnya, pemerkosaan tersebut terjadi di salah satu desa di Kecamatan Sebatik. Terdakwa bekerja di sebuah perkebunan kelapa sawit, sementara korban merupakan buruh usaha rumput laut. Terdakwa memanfaat situasi sepi di sekitar perkebunan untuk melancarkan aksinya.

"Modusnya ditelepon minta antar makanan dan terdakwa biasa mengaku sedang sakit, minta dibawakan obat. Lalu korban dicegat di perjalanan pulang dari kerja dan sudah disetubuhi sebanyak 5 kali oleh terdakwa. Bahkan pernah pada saat dibonceng si korban ini lompat dari motor," terangnya kemarin.

Kata dia, korban tak pernah berani melaporkan kejadian tersebut, lantaran takut kepada tersangka. Tersangka mengancam akan membeberkan aib mereka kepada masyarakat dan orang tua korban apabila korban tak mau menuruti keinginan pelaku.

"Kenapa kasus ini bisa terungkap, pada saat itu korban sedang mandi, lalu ada pesan masuk, jadi adiknya korban membaca SMS dari tersangka. Di SMS itu sedang mengancam korban, sehingga adiknya bertanya kepada si korban dan akhirnya korban mengungkapkan semua kejadiannya," tuturnya.

Berdasarkan pengakuan korban dalam persidangan, pada saat kejadian pertama kali dirinya diperkosa oleh tersangka, dia ingin melapor kepada ibunya, namun dia takut lantaran ibunya sedang sakit-sakitan. Terlebih untuk melapor kepada ayah korban, tak berani melakukannya. (*/say)


BACA JUGA

Jumat, 18 Maret 2016 23:20
BANDARA

Masih Kurang Lighting, Bandara Juwata Termasuk Kategori Terbaik

<p>&nbsp;</p> <p>&nbsp;</p> <p>&nbsp;</p> <p>TARAKAN…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*