UTAMA | METRO BULUNGAN | TARAKAN | NUNUKAN | RAGAM | PEREMPUAN | HALO POLISI | OPINI BAH!

TARAKAN

Kamis, 07 Juni 2018 14:45
Candaan Teror Bom di Pesawat Terancam Pidana

Pengawasan Diperketat Jelang Lebaran Idul Fitri

PROKAL.CO, TARAKAN - Menghadapi arus mudik jelang hari raya Idul Fitri, dipastikan terjadi lonjakan penumpang di Bandara Juwata Tarakan akan mengalami kenaikan yang singnifikan. Untuk itu, Bandara Juwata Tarakan sudah membentuk posko angkutan  udara lebaran di terminal Bandara Juwata Tarakan. Nantinya, posko tersebut akan menjadi tempat pelayanan bagi para pemudik yang akan melalui jalur angkutan udara.

Meski sudah menyiapkan posko, namun Danlanud Tarakan Kolonel Pnb. Mochammad Arifin meminta kepada calon penumpang untuk tidak melakukan hal-hal yang dapat meresahkan penumpang lainnya. Kata dia, perlu untuk dijadikan pelajaran kasus 28 Mei lalu, salah seorang penumpang pesawat Lion Air dari Bandara Internasional Supadio, Pontianak, berteriak adanya bom di dalam pesawat dan membuat para penumpang panik. Meski hal tersebut dianggap candaan, namun perbuatan yang dilakukan penumpang tersebut sempat membuat para penumpang lainnya resah.

Mengantisipasi hal-hal seperti itu tidak terjadi di Tarakan, diimbau masyarakat yang akan mudik melalui jalur udara untuk tidak melakukan hal-hal bercanda yang bisa membuat penumpang panik. Terlebih lagi, dalam arus mudik tahun ini, dirinya sudah memerintahkan kepada personelnya untuk melakukan pengamanan ekstra di area terminal Bandara Juwata sepanjang arus mudik dan arus balik berlangsung.

“Kami mengimbau kepada masyarakat untuk tidak melakukan hal candaan seperti itu, apalagi mengenai teror dan itu sangat membahayakan,” ungkap Arifin saat jumpa pers sejumlah awak media di terminal Bandara Juwata Tarakan, kemarin (6/6).

Terkait dampak yang akan ditimbulkan akibat hal candaan teror, dianggap akan membahayakan bagi keselamatan penerbangan apabila terjadi kepanikan. “Untuk kami tegaskan masyarkat tidak menimbulkan keresahan seperti itu,” bebernya.

Menanggapi candaan berbau teror, pihak kepolisian juga akan menindak secara tegas kepada para penumpang angkutan udara yang melakukan candaan dengan ancaman teror. Hal itu dibeberkan oleh Kapolsek Kepolisian Sektor Kawasan Pelabuhan (KSKP) Tarakan, AKP Ariantony.

“Saat ini kata bom merupakan salah satu kata yang sensitif. Ada kata bom saja, itu pesawat tidak bisa diterbangkan. Jadi jangan sampai kalau kedapatan kasusnya akan ditindaklanjuti dengan pidana,” tuturnya.

Selain akan dipidanakan, para penumpang yang melakukan ancaman berbau teror juga akan dikenakan sanksi sosial. Adapun sanksi sosial yang bisa dikenakan kepada pelaku yaitu maskapai akan memblacklist nama pelaku dalam menggunakan angkutan udara untuk kedepannya.

“Jadi seumur hidup mungkin apabila dia (pelaku) saat itu menggunakan pesawat lion, maka dia tidak bisa menggunakan pesawat lion lagi,” tegas Ariantony.

Terlepas dari itu, untuk jumlah penumpang di Bandara Juwata Tarakan belum ada peningkatan yang singnifikan. Meski demikian, lonjakan penumpang dipastikan akan mulai singnifikan pada H-4 sebelum hari raya Idul fitri.

“Lonjakan penumpang saat ini belum singnifikan dan masih sekitar 3 persen,” kata Kepala Bandara Juwata Tarakan Asri Santosa.

Untuk persiapan menghadapi lonjakan penumpang di arus mudik mendatang, dikatakan Asri, saat ini khusus di Bandara Juwata terdapat 40 flight. Jumlah tersebut masih dianggap sama seperti hari biasanya, dan dipastikan belum ada penambahan penerbangan, khususnya untuk reguler flight. Namun untuk jalur perintis, pihaknya memastikan akan ada penambahan 5 flight.

“Kalo untuk seat penerbangan sampai saat in i masih aman, apalagi lion air masih banyak. Jadi masyarakat masih bisa aman untuk pemesanan tiket,” pungkasnya. (zar)


BACA JUGA

Rabu, 23 Maret 2016 17:10

Akhirnya! Terminal Bandara Juwata Tarakan Resmi Dibuka

<p>TARAKAN &ndash; Presiden Jokowi akhirnya menekan tombol peresmian Terminal Bandara Internasional…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*