UTAMA | METRO BULUNGAN | TARAKAN | NUNUKAN | RAGAM | PEREMPUAN | HALO POLISI | OPINI BAH!

METRO BULUNGAN

Kamis, 07 Juni 2018 14:47
Ratusan Personel Disiagakan Pantau Arus Mudik
PERSIAPAN PENGAMANAN : : Kapolda Kaltara Brigjen Pol Indrajit memeriksa personel yang akan melaksanakan Operasi Ketupat 2018. (HERI MULIADI/KALTARA POS)

PROKAL.CO, TANJUNG SELOR – Operasi ketupat memang sudah menjadi rutin dilaksanakan jajaran kepolisian saat mudik lebaran Idul Fitri. Tak sedikit pula kasus yang bisa terungkap dari operasi ini. Namun pada umumnya, operasi ketupat dilakukan untuk menciptakan rasa aman, nyaman, dan tertib untuk masyarakat.

“Operasi Ketupat akan kita laksanakan selama 18 hari saat arus mudik dan arus balik lebaran,” ungkap Kapolda Kaltara Brigjen Pol Indrajit kepada Kaltara Pos, Rabu (6/6).

Pengamanan operasi ketupat di Kalimantan Utara (Kaltara) telah mensiagakan 421 orang personel kepolisian dibantu beberapa instansi lainnya yang memiliki kewenangan. “Operasi melibatkan semua stakeholder lainnya,” jelasnya.

Dia menyebutkan ada 4 potensi yang rawan dan perlu untuk diwaspadai.  Hal itu diantaranya, masalah stabilitas harga dan ketersediaan bahan pangan. Permasalahan kelancaran dan keselamatan arus mudik dan arus balik. Potensi bencana dan gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat, serta ancaman tindak pidana terorisme. Yang menjadi perhatian khusus yakni pengamanan darat dan pengamanan perairan sungai dan laut.

“Karena kita tahu banyak warga kita yang pulang ke kampung halaman setelah bekerja di Negara tetangga, seperti Tawau,” ucapnya.

Khusus untuk wilayah kepelabuhanan, dirinya mengingatkan masyarakat untuk tidak percaya kepada calo tiket. Sebab di setiap pelabuhan tentu ada pos pelayanan, sehingga masyarakat dapat langsung menggunakan jasa layanan tersebut untuk mendapatkan informasi yang akurat.

“Saya ingatkan bagi mereka tolong jangan digubris atau dihiraukan calo atau preman yang ada di pelabuhan. Jangan bertanya kepada yang lain, mereka tidak ada tupoksi-nya (tugas pokok dan fungsi). Kemungkinan juga bisa ada hipnotis bagi para calon penumpang,” tuturnya.

Jika penumpang datang terlambat disarankan untuk beristirahat di pos pelayanan dan tempat-tempat yang aman dan terjaga oleh petugas. Hal itu untuk menghindari niat oknum tertentu yang berbuat kejahatan.

Tak kalah pentingnya, penyedia jasa pelayaran lebih mempersiapkan kelaikan speedboat yang harus selalu dipantau dan dicek fisiknya. Itu untuk menghindari banyaknya terjadi kecelakaan kapal yang tidak memadai, misalnya stir yang kurang baik berputar, dan bagian kapal yang mengalami kebocoran.

“Setelah itu kondisi nakhoda atau motorisnya, bagaimana kondisi kesehatannya? Jangan sampai sudah kelelahan masih dipaksa bekerja untuk melayani rute bolak-balik. Bahaya juga,” jelas Indrajit.

Dia juga mengingatkan, agar penumpang speed boat tidak mengangkut penumpang melebihi dari sheat yang telah disediakan atau tidak melebihi manifest. Dan meletakkan barang bawaan yang tidak banyak, sehingga tidak berlebihan mempengaruhi keseimbangan kapal.

“Pemilik jangan juga karena mau untung, seenaknya mengambil penumpang. Akan ada kerjasama dengan dinas untuk memeriksa para motoris dari narkoba apakah terkontaminasi atau tidak,” pungkasnya.

Untuk mengamankan daerah masing-masing, personel kepolisian dan instansi lainnya yang ada di daerah kabupaten/kota juga melakukan hal yang sama. Kapolres Tarakan Yudhistira Midyawan mengungkapkan, dalam operasi ketupat menyediakan pengamanan dengan fokus titik daerah yang dianggap rawan dari segala ancaman. “Kita fokus pengamanan dan juga mendirikan posko seperti pelabuhan, pasar dan pantai,” tuturnya.

Operasi ketupat tidak hanya menjaga kelancaran jalannya arus mudik, tapi juga memantau ancaman terorisme. Selain itu, kepolisian lebih memperhatikan pemudik dari ancaman alam seperti gelombang besar di laut dan tanah longsor dengan sinergitas instansi lainnya. Sementara itu, dia menerangkan, bahwa dalam pelaksanaan operasi ketupat juga mengawasi masuknya barang ilegal di Kota Tarakan. Mengingat, besarnya potensi perdagangan menjelang hari raya.

“Kita tidak hanya mengamankan kelancaran arus mudik dan arus balik. Tapi juga mengawasi barang yang masuk. Karena biasanya jelang hari raya minat belanja sangat tinggi. Sehingga mungkin dimanfaatkan oleh pengusaha nakal untuk memperdagankan barang dari luar tanpa surat izin,” terangnya.

Meski demikian, dia berharap, kegiatan mudik tahun ini berjalan lancar dan para pemudik bisa berkumpul bersama keluarga dalam kondisi sehat. Selain itu, dia juga mengimbau, pemudik selalu berhati-hati dalam perjalanan dan segera melaporkan kepada petugas pengamanan jika menemukan sesuatu yang mencurigakan.

“Pemudik sebaiknya jangan ragu melaporkan apapun saat melihat sesuatu yang mencurigakan,” tutupnya. (mul /*/jek)


BACA JUGA

Kamis, 17 Maret 2016 21:01
KRIMINAL

Terlilit Utang, Pemuda Ini Terpaksa Jadi Kurir Narkoba

<p><strong>MENJALANKAN</strong> bisnis narkotika golongan I jenis sabu-sabu memang…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .