UTAMA | METRO BULUNGAN | TARAKAN | NUNUKAN | RAGAM | PEREMPUAN | HALO POLISI | OPINI BAH!

METRO BULUNGAN

Kamis, 07 Juni 2018 14:49
OTT Pungli SPB Ada Tersangka Baru?

Penyidik Menanti Proses Sidang

PENYERAHAN BERKAS: Kasus OTT UPP Bunyu yang dinyatakan lengkap diserahkan kepada Kejari Bulungan. (SAT RESKRIM POLRES BULUNGAN)

PROKAL.CO, TANJUNG SELOR – Berkas pemeriksaan dugaan pungutan liar (Pungli) hasil operasi tangkat tangan (OTT) terhadap oknum pegawai unit penyelenggara pelabuhan (UPP) Kelas III Bunyu berinisial RSN, telah dinyatakan telah lengkap. Namun dari pelimpahan yang dilakukan, tentunya menanti sikap Kejaksaan Negeri Bulungan untuk segera menindak lanjuti proses hukum di persidangan.

“Jadi kemarin (Selasa,Red.) sudah dinyatakan lengkap oleh Kejaksaan Negeri Bulungan. Nah, proses selanjutnya berada ditangan mereka karena kewenangannya sudah ada di sana,” ungkap Kapolres Bulungan AKBP Muhammad Fachry melalui Kasat Reskrim Polres Bulungan, AKP Gede Prasetia Adi Sasmita kepada Kaltara Pos, Rabu (6/6).

Disinggung soal adanya tambahan tersangka dalam kasus dugaan pungli tersebut, dirinya belum dapat memastikan. Hal ini harus menunggu hasil persidangan, jika di dalam persidangan terungkap adanya fakta-fakta yang mengarah penambahan tersnagka, kepolisian akan melakukan pengamanan tersangka baru.

“Penambahan belum dapat kita pastikan. Masih harus menunggu hasil sidang, karena yang diungkap di persidangan adalah fakta-fakta. Nah, itu yang akan menentukan. Kalau fakta-fakta persidangan mengarahnya ke tersangka baru, pasti dari kejaksaan memberikan petunjuk,” ujarnya.

Dia menuturkan, proses pelimpahan tahap dua yang dilakukan cukup berlangsung lancar dengan adanya arahan dari pihak kejaksaan. Sebab, selama proses pemeriksaan kasus OTT Bunyu, Kejari Bulungan banyak memberikan arahan untuk kebutuhan kelengkapan berkas perkara.

“Kita tidak terlalu banyak bolak-balik mengurus berkas, dan tidak sampai masa penahanannya habis baru masuk tahap dua. Memang ada arah untuk tersangka baru, maka ada berkas baru yang kami buat. Tapi belum tahu seperti apa mekanismenya, karena juga sidangnya masih lama,” bebernya.

Untuk diketahui, RSN ditangkap di dalam kantor UPP Kelas III Bunyu Jalan Dermaga RT 003, Desa Bunyu Barat Kabupaten Bulungan, pada tanggal 29 Januari 2018. Tersangka juga diduga terbukti telah menerbitkan surat persetujuan berlayar (SPB) untuk kapal PT BEN LINE.

Dari dugaan pungli tersebut, barang bukti yang diamankan berupa uang sebesar Rp 3,2 juta yang terbagi dalam dua amplop yang diberikan dari agen kapal PT BEN LINE. Dan adanya tambahan uang yang di simpan dalam sebuah tas hitam sebesar Rp 850 ribu. Sehingga total uang tunai sebanyak Rp. 4.050.000.

“Jadi tersangka bersama barang bukti sudah kita limpahkan kepada kejaksaan,” jelasnya.

Kasi Intelijen Kejaksaan Negeri Bulungan Deny Iswanto membenarkan, perkara pungli dengan operasi tangkap tangan sudah diterima pihaknya. Dan dinilai telah memenuhi petunjuk yang diberikan. Terkait sidangnya, kejaksaan belum dapat memastikan jadwalnya.

“Jadi sudah tahap dua, tersangka bersama barang bukti sudah kita terima. Untuk sidangnya masih menunggu kalau bisa secepatnya,” ungkapnya. (mul)

 


BACA JUGA

Kamis, 17 Maret 2016 21:01
KRIMINAL

Terlilit Utang, Pemuda Ini Terpaksa Jadi Kurir Narkoba

<p><strong>MENJALANKAN</strong> bisnis narkotika golongan I jenis sabu-sabu memang…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .