UTAMA | METRO BULUNGAN | TARAKAN | NUNUKAN | RAGAM | PEREMPUAN | HALO POLISI | OPINI BAH!

TARAKAN

Senin, 11 Juni 2018 11:56
Istri Mudik,Hartono Gantung Diri

Diselidiki Polisi, Motifnya Masih Misterius

PROKAL.CO, TARAKAN - Entah apa yang ada dibenak pria yang satu ini, rela mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri. Dia adalah Hartono yang membuat tetangga kontrakannya heboh setelah melihat jasadnya kaku tergantung di rumah kontrakan di Jalan Sulawesi, RT 18 Nomor 92, Kelurahan Pamusian, Kecamatan Tarakan Timur.

Peristiwa gantung diri tersebut terungkap saat tetangga kontrakan ingin menemuinya karena adanya keperluan. Saat mengetuk pintu, saksi menyadari pintu tersebut tidak terkunci. Kemudian saksi membuka pintu, akhirnya korban terlihat sudah dalam kondisi tergantung tidak bernyawa dan mulut korban telah mengeluarkan busa.

Fadly, saksi mata yang juga tetangga kontrakan Hartono mengungkapkan, kedatangannya ke kontrakan korban untuk meminta helm yang dipinjam korban. Sebelum datang di lokasi kejadian, saksi sempat menelpon korban namun tidak mendapat jawaban. Setelah berusaha menghubungi korban namun tetap tidak berhasil, akhirnya saksi mendatangi rumah korban.

"Saya mau ngambil helm saya yang dia pinjam. Waktu itukan saya di tempat kerja. Sudah balik ke kontrakan sekalian saya mau ngambil helm sama dia. Mau saya ketuk, ternyata pintunya tidak dikunci. Begitu saya masuk, ternyata dia sudah tergantung begitu (gantung diri),"jelas Fadly kepada Kaltara Pos, Minggu (10/6).

Di kalangan tetangganya, Hartono merupakan sosok warga yang biasa-biasa saja. Bahkan, Hartono terlihat tidak memiliki masalah keluarga maupun tetangga sekitarnya. Selain itu, Fadly yang merupakan tetangga sekaligus rekan kerja korban di sebuah agen produk minuman menuturkan, korban sama sekali tidak ada masalah di tempat kerja. “Tidak ada masalah sama dia,” jelasnya.

Fadly yang mengetahui kejadian itu melaporkan kepada ketua RT setempat. Setelah mendengar laporan tersebut, ketua RT baru mengetahui ternyata salah satu warganya yang tinggal di belakang rumahnya telah mengakhiri hidupnya. Korban juga diketahui merupakan keponakan dari ketua RT, Memegoran.

“Kejadiannya kira-kira jam 6 sore kurang. Saya mau siapkan buka puasa buat anak-anak, tiba-tiba ada yang panggil saya. Begitu keluar, dia (Fadly,Red.) bilang kalau si Hartono meninggal gantung diri,” ungkapnya saat menerima laporan tersebut.

Kapolres Kota Tarakan Yudhistira Midyawan melalui Paur Subbag Humas Polres Tarakan IPDA Taharman S.Kom mengungkapkan, sampai saat ini pihaknya masih sedang melakukan penyelidikan mengenai motif bunuh diri Hartono. Selain itu, pihaknya telah meminta keterangan kepada para saksi.

“Saat ini kita belum tahu penyebab bunuh diri korban. Menurut keterangan rekan dan tetangga korban, kita tidak melihat korban mempunyai masalah pribadi kepada orang sekitar. Tapi tidak menutup kemungkinan bunuh diri ini disebabkan faktor ekonomi atau masalah lain,” tuturnya.

Meski demikian, Taharman menambahkan kematian Hartono dengan cara gantung diri bukan kasus bunuh diri yang pertama kali terjadi di Kota Tarakan. Dia memastikan, saat ini pihaknya masih melakukan penyelidikan. “Kami berikan garis polisi untuk tidak dikunjungi warga sekitar guna proses penyelidikan,” tutupnya. (*/jek)


BACA JUGA

Sabtu, 18 Agustus 2018 15:24

Dapat Remisi, Mantan Pejabat Pemkot Tarakan Ini Bebas

TARAKAN- Terpidana kasus korupsi pengadaan videotron akhirnya kembali menghirup udara bebas setelah…

Kamis, 16 Agustus 2018 11:55

Target PAD dan Pengalihan Aset Bikin Pusing Pemerintah

TARAKAN - Sejumlah fraksi di Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Tarakan dan beberapa instansi terkait…

Kamis, 16 Agustus 2018 11:53

Tak Dapat Restu, Ruddin Hengkang dari Golkar

TARAKAN – Dalam dunia politik apapun bisa terjadi. Seperti keputusan yang diambil oleh salah seorang…

Kamis, 16 Agustus 2018 11:52

Dandi Terinspirasi Puisi ‘Ibu Indonesia’

TARAKAN – Awal diingat akhir tiada (Berbuat sesuatu tanpa pikir panjang). Mungkin ini pribahasa…

Kamis, 16 Agustus 2018 11:45

Arief Hidayat Ajukan Gugatan

TARAKAN – Tahapan pencalonan anggota legislatif mulai memanas. Wakil Wali Kota Tarakan, Khaeruddin…

Kamis, 16 Agustus 2018 11:44

AH MASAK SIH? Tak Ada Pungutan Biaya Penerbitan Sertifikat Tanah?

TARAKAN – Berhembus kabar adanya pungutan biaya penerbitan sertifikat tanah di program Pendaftaran…

Rabu, 15 Agustus 2018 15:16

Utang Pemkot, Khairul : Kami Tidak Campur Tangan

TARAKAN – Tak ingin memikul beban utang Pemerintah Kota (Pemkot) Tarakan terlalu banyak. Pasangan…

Selasa, 14 Agustus 2018 12:01

Demi Kebutuhan Hidup, Nanang Jual Sabu

TARAKAN – Pria yang satu ini sungguh sial nasibnya. Itu terungkap saat Nanang duduk dibangku persidangan…

Senin, 13 Agustus 2018 16:09

Gara-Gara Utang, Hermawan Timpas Jari Temannya

TARAKAN – Ada-ada saja yang dilakukan orang saat dilanda emosi. Pria yang satu nekat memotong…

Senin, 13 Agustus 2018 16:08

Tarakan terima Jatah 16 Ribu Kuota PTSL

TARAKAN – Tarakan mendapat jatah kuota Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) sebanyak 16.000…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .