UTAMA | METRO BULUNGAN | TARAKAN | NUNUKAN | RAGAM | PEREMPUAN | HALO POLISI | OPINI BAH!

TARAKAN

Selasa, 19 Juni 2018 11:30
Pembuang Janin di Juata Krikil Segera Disidang

Tiga Terdakwa Ikut Dihadirkan Mendengarkan Keterangan Saksi

REKONSUTRUKSI : Penyidik kepolisian saat melakukan rekonstruksi pembuangan janin yang dilakukan Irman dan kekasihnya di Jalan P Aji Iskandar, Kelurahan Juata Kerikil, 2017 lalu. (DOK/KALTARA POS)

PROKAL.CO, TARAKAN – Usai menjalani sidang perdananya di Pengadilan Negeri (PN) Tarakan, Kamis 31 Mei lalu. Kini tiga terdakwa perkara pembuangan janin bayi di pinggir sungai di Jalan Pangeran Aji Iskandar, Kelurahan Juata Kerikil, kembali akan menjalani persidangan.

Dalam sidang kedua rencananya, Jaksa Penuntut Umum (JPU), Junaidi SH akan memanggil para saksi yang diduga terlibat dalam perkara ini. Para saksi ini merupakan saksi yang menangkap para pelaku, saksi mata yang merupakan warga sekitar tempat kejadian perkara dan terdakwa sendiri yang akan saling bersaksi dalam persidangannya.

“Sidang yang lalu itu masih merupakan pembacaan dakwaan saja. Kalau sidang kedua nanti rencananya kita akan memanggil para saksi untuk dimintai keterangan terkait perkara ini,” Kata Junaidi saat ditemui Kaltara Pos, Senin (18/6).

Meski sidang kedua ini mengalami penundaan yang cukup panjang. Junaidi tidak mempermasalahkannya, karena masih banyak waktu yang cukup untuk mengumpulkan para saksi yang akan hadir dalam persidangan nantinya.

“Penundaan kan tiga pekan, karena bertepatan dengan libur kerja nasional. Tapi, kita sudah melakukan pemanggilan kepada para saksi dan kita berdoa saja semoga para saksi dapat hadir agar perkara ini bisa diselesaikan dengan jelas nantinya,” ungkapnya.

Rencananya perkara ini akan kembali digelar di PN Tarakan dengan agenda mendengarkan keterangan saksi, 25 Juni 2018 mendatang. Sebelumnya Junaidi SH menjelaskan,  sidang perdana tersebut, dirinya hanya membacakan dakwaan kasus untuk ketiga terdakwa agar mengerti terhadap kasus yang mereka jalani saat ini.

“Baru dakwaan yang kita bacakan dan semua terdakwa mengerti mengenai kasus yang mereka jalani saat ini karena tidak ada yang mengajukan eksepsi terhadap dakwaan,” katanya.

Untuk terdakwa, Efendi yang merupakan penjual obat penggugur kandungan belum bisa memastikan pasal untuk mendakwa. Junaidi memastikan, Efendi terlibat dalam kasus pembuangan janin bayi tersebut.

“Efendi ini kan penjual obat, kita tetap masukan pasal perlindungan anak. Tapi karena ini masih sidang awal, kita belum bisa pastikan,” tuturnya. “Kita masih ada keterangan saksi dan agenda sidang lainnya. Sehingga untuk terdakwa (Efendi,Red.) nanti kita kenakan pasal obat-obatan atau pasal perlindungan anak. Tergantung pemeriksaan persidangan nanti,” sambungnya.

Untuk diketahui, Irwan dan Irma merupakan orang tua janin yang diamankan pada Sabtu 9 Desember 2017 lalu, sekitar pukul 02.30 Wita. Keduanya diamankan saat menginap di salah satu hotel di Tanjung Selor, Bulungan. Setelah ditangkap, Irma dan Irwansyah  langsung dibawa ke Tarakan untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut. Saat tiba di Pelabuhan Tengkayu, Irma berusaha menutupi wajahnya dengan kain agar tidak diketahui oleh masyarakat. Irma merupakan warga yang tinggal di Jalan Pangeran Diponegoro, Kelurahan Sebengkok. Sementara kekasihnya, Irwansyah merupakan warga yang tinggal di Kelurahan Karang Anyar Pantai. 

Sebelumnya, dalam penyidikan kasus tersebut petugas memeriksa beberapa saksi dan saksi ahli untuk melengkapi berkas. Adapun saksi yang diperiksa oleh kepolisian diantaranya teman dari kedua pelaku. Sementara itu, saksi ahli yaitu dokter kandungan dan dokter forensik yang melakukan visum terhadap bayi tersebut. (*/osa)

 

 

 


BACA JUGA

Rabu, 23 Maret 2016 17:10

Akhirnya! Terminal Bandara Juwata Tarakan Resmi Dibuka

<p>TARAKAN &ndash; Presiden Jokowi akhirnya menekan tombol peresmian Terminal Bandara Internasional…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .