UTAMA | METRO BULUNGAN | TARAKAN | NUNUKAN | RAGAM | PEREMPUAN | HALO POLISI | OPINI BAH!

TARAKAN

Jumat, 22 Juni 2018 10:54
Antre Panjang Bayar Denda Tilang

Ratusan Pelanggar Ditindak Polisi

-

PROKAL.CO, TARAKAN – Antrean panjang padati ruang pelayanan tindak langsung (tilang) di Kejaksaan Negeri (Kejari) Tarakan. Hari pertama kerja, belasan warga yang mengantre di pelayanan merupakan pelanggar aturan lalu lintas.  Kedatangan mereka ingin menebus Surat Ijin Mengemudi (SIM) dan Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK) yang ditahan sebagai bentuk tindakan disiplin karena telah melanggar.

Salah seorang warga, Sumi mengaku, terpaksa harus membayar sejumlah denda untuk menembus STNK yang ditahan. Penahanan STNK dilakukan petugas, karena puteranya beberapa waktu lalu diduga melanggar lalu lintas.

“Sebenarnya tidak mau ke sini mas, tapi karena STNK saya yang ditahan. Jadi ya harus tangung jawab,” kata Sumi saat ditemui Kaltara Pos, kemarin (21/6).

Sumi mengaku, telah lama ingin menebus STNK-nya yang ditahan. Namun karena harus mengikuti beberapa prosedur yang ada, membuatnya terpaksa baru menebus STNK miliknya.

“Kita kan harus tunggu hasil sidangnya dulu mas untuk tahu berapa nominal denda yang kita bayarkan. Apalagi ini juga habis liburan, makanya baru bisa sekarang nebusnya,” tukasnya.

Mardi yang juga berada dalam antrean yang sama dengan warga lainnya mengatakan, hal serupa. Namun bedanya, Mardi malah terlihat cukup senang karena mudahnya pelayanan yang diberikan sejak sistem pembayaran online ini mulai diberlakukan secara nasional.

“Bayarnya juga tidak mahal kok, sesuai dengan pelanggaran kita. Tapi bagusnya, meskipun harus mengantre, tapi kita bayarnya transparan saja. Karena harus melewati bank, mungkin di situ saja ribetnya,” keluhnya.

Sementara itu, Efendi yang merupakan petugas bagian tilang Kejari Tarakan membeberkan cukup banyak antrean yang terjadi kali ini. Itu dapat terlihat karena banyaknya warga yang ditilang untuk menebus denda yang menjadi kewajiban.

“Sebelum libur kan memang banyak sidang tilang yang totalnya 250-an sidang, ditambah yang sudah melewati sidang malah belum melakukan penebusan secara administrasi. Makanya usai liburan antreannya begini, mungkin yang datang juga kaget. Kok antreannya banyak karena biasanya hanya 1 hingga 5 orang saja yang paling banyak,” jelasnya. (*/osa)


BACA JUGA

Jumat, 24 Agustus 2018 10:59

Tak Punya Uang, Motor Ipar Dicuri

TARAKAN – Karena tak punya uang, Hasan nekat mencuri motor…

Jumat, 24 Agustus 2018 10:57

Asyik Kumpul Bareng Keluarga, Dua Pencuri Motor Dibekuk

TARAKAN – Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Tarakan berhasil menangkap…

Jumat, 24 Agustus 2018 10:22

JANJI LAGI..!! Bakal Wali Kota Ini Janji Perhatikan Nasib Petambak

TARAKAN – Setelah terpilih menjadi Wali Kota Tarakan, Khairul langsung…

Kamis, 23 Agustus 2018 15:54

Vaksin MR Mengandung Babi

TARAKAN – Setelah menunggu cukup lama, akhirnya Majelis Ulama Indonesia…

Selasa, 21 Agustus 2018 11:37

Curi Sepatu di Masjid, Riski Terekam CCTV

TARAKAN – Entah apa yang ada dalam pikiran pria yang…

Selasa, 21 Agustus 2018 11:34

Masih Dibawah Umur, Pelaku Cabul Dituntut

  TARAKAN – Setelah menjalani beberapa kali proses persidangan, pelaku…

Selasa, 21 Agustus 2018 11:33

Curi Ikan di Laut Perbatasan, Dua Kapal Asing Ditenggelamkan

TARAKAN - Dua unit kapal yang diduga melakukan penangkapan ikan…

Senin, 20 Agustus 2018 10:43

Modus Jalan-Jalan, Cabuli Anak di Rumah Kosong

TARAKAN – Usianya yang belasan tahun membuat AB (15) sulit…

Senin, 20 Agustus 2018 10:40

PAD Anjlok, Retribusi Menurun

TARAKAN - Tak tercapainya target Pendapat Asli Daerah (PAD) Kota…

Senin, 20 Agustus 2018 10:38

Satpol PP Siaga Jelang Iduladha

TARAKAN – Menyambut perayaan Hari Raya Iduladha, Satuan Polisi Pamong…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*