UTAMA | METRO BULUNGAN | TARAKAN | NUNUKAN | RAGAM | PEREMPUAN | HALO POLISI | OPINI BAH!

NUNUKAN

Selasa, 17 Juli 2018 09:22
Pemilik Speed Boat Maut Ditetapkan Tersangka

Diduga Angkut Penumpang Ilegal asal Malaysia

MENINGGAL DUNIA : Salah satu korban kecelakaan speed boat yang meninggal dunia di perairan perbatasan Indonesia-Malaysia, Jumat (29/6) lalu. (DOK/KALTARA POS )

PROKAL.CO, NUNUKAN – Pemilik speed boat yang mengalami kecelakaan dari Tawau menuju Nunukan, Jumat (29/6), sekira pukul 19.00 Wita ditetapkan sebagai tersangka. Speed boat milik Nacong Ahmad (38) menyebabkan delapan orang meninggal dunia, empat belas penumpang selamat dan dua orang lainnya belum diketahui kabarnya. 

Kasus kecelakaan speed boat yang menjerat Nacong Ahmad diduga melanggar Pasal 303 Nomor 17 Tahun 2017 tentang Undang-undang Pelayaran, dan Pasal 120 Nomor 11 Tahun 2006 tentang Keimigrasian dengan ancaman hukuman 15 tahun penjara.

Kapolres Nunukan AKBP Jefri Yuniardi SIK melalui Kasubbag Humas Polres Nunukan IPTU M Karyadi mengatakan, Nacong saat ini masih dalam penanganan Polres Nunukan untuk pemeriksaan kasus speed boat dengan mengangkut TKI ilegal.

"Dia tidak terlibat kasus narkoba, dia kita tetapkan tersangka karena dia memiliki speed boat itu dan dia mengangkut TKI secara ilegal," terangnya.

Kata dia, speed boat bermesin 200 PK berangkat dari Dermaga Batu 4 Tawau (Malaysia) tujuan Sebatik (Indonesia) lalu terlibat kecelakaan di perairan perbatasan Indonesia-Malaysia. “Sekitar 15 menit berlayar dan sudah mendekati perairan Sebatik Indonesia tiba-tiba dari arah berlawanan (Sebatik menuju Tawau) datang perahu yang juga tidak memiliki lampu penerangan. Akibatnya, speed boat ini bertabrakan," ungkapnya.

Dia memastikan, perahu yang menabrak speed boat melaju dengan kecepatan tinggi. Antara speed boat dan perahu sama-sama tidak menggunakan alat penerangan lampu. Akibat tabrakan tersebut, kata dia, speed boat pecah dan penumpang berusaha menyelamatkan diri dengan cara berenang ke arah daratan Sebatik dengan alat bantu life jaket yang terbatas dan menggunakan jeriken sebagai pelampung.

"Sementara kapal yang menjadi lawan bertabrakan speed boat tetap ke Tawau. Sekitar 1 jam informasi baru diterima setelah speed boat pecah, kemudian datang pertolongan dan dilaksanakan evakuasi," terangnya.

Nacong Ahmad yang menjalani proses hukum atas kecelakaan speed boat miliknya. Kini beredar kabar di masyarakat, Nacong Ahmad diduga terlibat kasus narkoba. Dari informasi yang diterima Kaltara Pos, Nacong Ahmad pernah masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) kepolisian atas dugaan keterlibatan kasus narkoba.

Namun hal itu enggan ditanggapi oleh Kasat Reskoba Polres Nunukan AKP M Hasan Setyabudi. Menurutnya, dugaan keterlibatan tersebut masih diselidiki oleh pihaknya sesuai dengan daftar pencarian orang.

"Saat ini tersangka dalam penanganan atas kasus speed boat. Kami belum bisa memastikan keterlibatannya dalam kasus sabu saat ini," ungkapnya.

Dia menuturkan, dalam hal penetapan tersangka Nacong Ahmad tentu harus menyelesaikan perkara yang saat ini ditangani. Terkait dugaan keterlibatan kasus narkoba, kepolisian masih menunggu hasil putusan sidang di Pengadilan Negeri (PN) Nunukan.

"Kita akan ungkap kedepannya kalau memang proses perkara kriminalnya yang saat ini telah selesai. Jadi tidak ada pernyataan saya, bahwa Nacong DPO narkoba. Belum bisa kita buka sekarang," tuturnya. "Kita tunggu saja sampai perkaranya inkrah," tukasnya. (*/say)

 


BACA JUGA

Jumat, 18 Maret 2016 23:20
BANDARA

Masih Kurang Lighting, Bandara Juwata Termasuk Kategori Terbaik

<p>&nbsp;</p> <p>&nbsp;</p> <p>&nbsp;</p> <p>TARAKAN…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .