UTAMA | METRO BULUNGAN | TARAKAN | NUNUKAN | RAGAM | PEREMPUAN | HALO POLISI | OPINI BAH!

TARAKAN

Selasa, 17 Juli 2018 09:23
ALAMAK..KENAPA INI..?? Dua Mantan Bidan Cantik Menangis

Setelah Pesta Sabu Ditangkap Polisi

-

PROKAL.CO, TARAKAN – Dua mantan bidan yang berparas cantik menangis bukan karena putus cinta. Tapi, Lihana dan Dhela yang dulunya bidan praktik menangis setelah duduk di bangku persidangan di Pengadilan Negeri (PN) Tarakan, Senin (16/7). Mereka diduga terlibat dengan kasus narkoba sehingga harus mempertanggung jawabkan perbuatannya.

Saat sidang berlangsung, dua wanita cantik itu menangis setelah mendengar keterangan saksi, Zul yang merupakan anggota Kepolisian Satreskoba Polres Tarakan. Dia menjelaskan, kronologis penangkapan yang dilakukan di sebuah indekos, Februari lalu. Zul mengatakan, sebelum terjadinya penangkapan pihaknya lebih dulu menerima informasi yang berisi telah adanya kegiatan yang berhubungan dengan Narkoba di indekos milik Lihana. Yakin dengan adanya informasi, mereka pun langsung mendatangi lokasi tempat dua mantan bidan itu berpesta sabu.

“Kami bersama dengan ketua RT grebek di sana dan beberapa warga juga untuk menyaksikan pengeledahan yang kita lakukan,” kata Zul.

Meski tak mendapatkan kedua wanita itu sedang melakukan pesta sabu. Namun ditemukan beberapa bungkus sabu bersama dengan alat isap saat dilakukan penggeledahan. Saat ditangkap, Lihana dan Dhela justru sudah berpesta sabu.

“Dari barang bukti sabu sebanyak 4 bungkus yang kami temukan di tempat terpisah dan alat isap sabu. Terdakwa mengaku bu, kalau mereka sedang memakai sabu. Tapi sebelum kami datang,” jelasnya. “Saat awal kami masuk ke indekos itu, saya juga sempat melihat kalau terdakwa (Dhela,Red.) mencoba sembunyi di kamar mandi dengan menggenggam 1 bungkus sabu bu,” sambungnya.

Usai mendengarkan keterangan saksi, Dhela dan Lihana langsung meneteskan air mata kesedihannya. Mereka pun membenarkan keterangan atau pernyataan saksi di hadapan majelis hakim. Lihana mengaku, baru pertama kalinya terlibat menikmati sabu.

“Yang dikatakan saksi itu benar bu. Tapi saya tidak tahu mengenai sabu yang ditemukan di kos saya milik siapa. Karena sabu saya sudah habis kami pakai dan ini juga pertama kalinya saya begini,” kata Lihana.

Lihana juga mengungkapkan, dirinya terjerumus dengan narkotika karena saudara yang juga merupakan seorang pecandu yang sering mengunjugi indekosnya. Dari situ, dirinya berani untuk mencoba-coba rasa dari barang terlarang itu.

“Ini pertama kalinya saya nyabu pak dan itu pun karena penasaran. Saya janji akan berubah dan tidak akan menjadi pecandu bu,” ungkapnya. (*/osa)

 

 


BACA JUGA

Rabu, 23 Maret 2016 17:10

Akhirnya! Terminal Bandara Juwata Tarakan Resmi Dibuka

<p>TARAKAN &ndash; Presiden Jokowi akhirnya menekan tombol peresmian Terminal Bandara Internasional…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*