UTAMA | METRO BULUNGAN | TARAKAN | NUNUKAN | RAGAM | PEREMPUAN | HALO POLISI | OPINI BAH!

TARAKAN

Kamis, 19 Juli 2018 16:04
Sidang Tuntutan Ditunda

Terdakwa Jaringan Sabu Tak Keberatan

PROKAL.CO, TARAKAN – Empat kurir sabu harusnya menjalani sidang tuntutan, namun harus tertunda. Namun bagi, Mozess Riuspassa SH, Penasehat Hukum (PH) untuk terdakwa Saharudin, Nasrudin, Suaib dan Abdul tidak keberatan dengan penundaan sidang yang terjadi pada kliennya.

 “Penundaankan sudah biasa terjadi ketika proses persidangan. Dan mungkin, pihak jaksa punya pertimbangan atau alasan tersendiri terkait penundaan ini,” ujarnya kepada Kaltara Pos, kemarin.

Bahkan pria yang akrab disapa, Mozzes membeberkan, kalau pihaknya sudah mempersiapkan diri untuk menghadapi sidang lanjutan yang masih beragendakan tuntutan hukuman untuk kliennya, yakni akan mempersiapkan pembelaan.

“Kalau kita siap-siap saja, setiap persidangan. Dan karena nanti sidangnya pembacaan tuntutan hukuman, tentu kita akan persiapkan pembelaan untuk melawan tuntutan jaksa,” imbuhnya.

Di lain sisi, Jaksa Penuntut Umum (JPU) Pengganti Fadillah SH menjelaskan, tertundanya sidang pembacaan tuntutan karena adanya beberapa hal teknis yang harus diperbaiki dan kelengkapan berkas yang harus dilengkapi terlebih dahulu.

“Berkasnya siap saja, hanya berhubung kita masih memiliki banyak waktu jadi kita mau lebih hati-hati lagi saat memberikan tuntutan. Apalagi barang bukti sabu di kasus ini kan sangat banyak, tentu kita harus mempertimbangkan segala sesuatunya dengan hati-hati,” jelasnya.

Sebelumnya dikabarkan, 4 terdakwa itu sempat saling memberikan keterangan terhadap sesama rekannya sebagai saksi. Dalam keterangannya, terungkap satu dari empat terdakwa merupakan orang yang berpengalaman di bisnis narkotika jenis sabu. Bahkan, selama ini sudah beberapa kali mengatarkan barang haram ke Tarakan.

Terungkapnya hal itu, saat salah satu terdakwa ketika ditanya oleh majelis hakim mengenai adanya uang sebanyak Rp 21 juta yang dijadikan barang bukti oleh penyidik saat meringkus terdakwa.

“Uang sebanyak Rp 21 juta itu memang uang saya bu. Uang yang merupakan gaji saya untuk mengatarkan narkoba (Sabu,Red.),” kata Suaib.

Sedangkan, Saharudin mengaku, hanya dimintai oleh seseorang untuk datang ke Tarakan. Saat tiba di Tarakan, Saharudin menemui 3 terdakwa lainnya untuk menginap di sebuah hotel. Selanjutnya, diminta untuk menjemput sabu seberat 1,5 kilogram.

“Awalnya saya datang ke sini (Tarakan,Red.) bersama Suaib bu. Setelah itu, kami berempat ketemu dan membahas rencana selanjutnya di sebuah hotel untuk membahas langkah kami selanjutnya,” ujarnya.

Meski mengakui tujuannya datang ke Tarakan untuk mengambil sabu sebanyak 1,5 kilogram. Namun Saharudin membeberkan, saat dirinya ditangkap tidak memiliki sabu dan sabu tersebut baru diperlihatkan ketika sudah berada di Polres Tarakan.

“Saya saat itu sedang menunggu seseorang dan adalah orang yang mendatangi saya. Tapi tidak saya kenal, laju berjalan dengan motor sampai kami kembali ke tempat semula,” bebernya.

“Lalu munculnya orang lain yang saya tidak kenal juga memanggil-manggil saya. Ketika saya datangi, saya malah ditangkap dari belakang oleh polisi. Saya bingung saat itu dan saya semakin bingung ketika sabu yang dijadikan barang bukti itu tiba-tiba ada dihadapan saya,” keluhnya. (*/osa)

 


BACA JUGA

Jumat, 24 Agustus 2018 10:59

Tak Punya Uang, Motor Ipar Dicuri

TARAKAN – Karena tak punya uang, Hasan nekat mencuri motor milik keluarganya. Untuk mempertanggungjawabkan…

Jumat, 24 Agustus 2018 10:22

JANJI LAGI..!! Bakal Wali Kota Ini Janji Perhatikan Nasib Petambak

TARAKAN – Setelah terpilih menjadi Wali Kota Tarakan, Khairul langsung cukup banyak mendapat atensi…

Kamis, 23 Agustus 2018 15:54

Vaksin MR Mengandung Babi

TARAKAN – Setelah menunggu cukup lama, akhirnya Majelis Ulama Indonesia (MUI) mengeluarkan fatwa…

Selasa, 21 Agustus 2018 11:37

Curi Sepatu di Masjid, Riski Terekam CCTV

TARAKAN – Entah apa yang ada dalam pikiran pria yang satu ini. Dia adalah Riski, nekat mencuri…

Selasa, 21 Agustus 2018 11:33

Curi Ikan di Laut Perbatasan, Dua Kapal Asing Ditenggelamkan

TARAKAN - Dua unit kapal yang diduga melakukan penangkapan ikan secara ilegal (Ilegel Fishing) di sekitar…

Senin, 20 Agustus 2018 10:40

PAD Anjlok, Retribusi Menurun

TARAKAN - Tak tercapainya target Pendapat Asli Daerah (PAD) Kota Tarakan tahun 2018, membuat masing-masing…

Senin, 20 Agustus 2018 10:38

Satpol PP Siaga Jelang Iduladha

TARAKAN – Menyambut perayaan Hari Raya Iduladha, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Tarakan…

Sabtu, 18 Agustus 2018 15:24

Dapat Remisi, Mantan Pejabat Pemkot Tarakan Ini Bebas

TARAKAN- Terpidana kasus korupsi pengadaan videotron akhirnya kembali menghirup udara bebas setelah…

Kamis, 16 Agustus 2018 11:55

Target PAD dan Pengalihan Aset Bikin Pusing Pemerintah

TARAKAN - Sejumlah fraksi di Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Tarakan dan beberapa instansi terkait…

Kamis, 16 Agustus 2018 11:53

Tak Dapat Restu, Ruddin Hengkang dari Golkar

TARAKAN – Dalam dunia politik apapun bisa terjadi. Seperti keputusan yang diambil oleh salah seorang…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .