UTAMA | METRO BULUNGAN | TARAKAN | NUNUKAN | RAGAM | PEREMPUAN | HALO POLISI | OPINI BAH!

TARAKAN

Kamis, 19 Juli 2018 16:07
Proyek Multiyears Penanggulangan Banjir

Pemkot Tarakan Terbebani Utang Rp 30 M

PROYEK MULTIYEARS : Kepala Badan Pemeriksa Keuangan Perwakilan Kaltara, Karyadi saat di konfirmasi usai ngobrol bareng media di salah satu cafe di Jalan Yos Sudarso, kemarin. (Muakbar/Kaltara Pos )

PROKAL.CO, TARAKAN - Proyek penanggulangan banjir Sebengkok terus menjadi sorotan warga karena lantaran tak kunjung selesai. Bahkan proyek multiyears yang masa kontraknya akan habis 2019 tersebut masih terbebani utang sekitar Rp 30-an miliar dan cicilannya belum dibayar sampai saat ini. Menanggapi proyek yang masih terbebani utang, Kepala Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Perwakilan Kaltara, Karyadi mengatakan, seluruh proyek harus memiliki perencanaan matang.

"Jadi multiyears kan proyek yang dirancang melebihi 1 tahun anggaran, tentu sudah ada segi perencanaannya dan ada anggarannya selama 2 atau 3 tahun serta payung hukum kontrak. Selain itu dilakukan secara bertahap, tidak mungkin langsung selesai. Kalau pun ada kendala tahapannya, mungkin dari metodenya seperti konstruksinya atau perihal anggarannya," ungkap Karyadi kepada awak media usai melakukan ngobrol bareng media di salah satu cafe di Jalan Yos Sudarso, kemarin (18/7).

Karyadi menuturkan, setiap tahunnya ada pembagian anggaran masing-masing. Jika ternyata, pemerintah daerah (Pemda) lambat dalam membayar kontrak bisa dikenakan denda kepada pihak ketiga atau kontraktor. Saat ini, Karyadi belum dapat memastikan, karena belum melakukan koordinasi terkait proyek multiyears dari Pemkot Tarakan. Namun jika ternyata proyek multiyears mangkrak karena pembayarannya imbas defisit anggaran, tentu harusnya sejak awal tidak disetujui pengadaan proyek tersebut.

"Kenapa disetujui multiyearsnya? Makanya dirancang anggarannya. Ibaratnya kan mau kredit, kan sudah tahu tahun ini semisal cuma punya uang Rp 10 miliar. Tapi yakin tahun depan punya anggaran Rp 20 miliar, kan berarti punya rancangan. Kalau ngomong tidak punya uang, dari awal kenapa disetujui? Salah satu syarat proyek multiyears disetujui kan harus ada jaminan ketersediaan anggaran," tutur Karyadi.

Baginya BPK, selalu terbuka jika Pemerintah Kota Tarakan ingin untuk melakukan konsultasi. Jika pemerintahan yang baru nantinya merencanakan untuk melanjutkan proyek yang belum selesai saat ini. Karyadi memastikan akan jadi masalah jika proyek tidak dilanjutkan dengan anggaran yang sudah direncanakan.

"Itu kan bukan masalah pribadinya yang berkontrak, tapi pemerintah daerahnya. Makanya, ada multiyears, ada yang jamin kalau itu bisa dilanjutkan dan dibayar. Pihak ketiga bekerja itu juga ada yang jamin akan dibayar. Pemerintah juga bisa digugat nanti, jangan salah," pungkasnya. (*/aul)

 

 


BACA JUGA

Rabu, 23 Maret 2016 17:10

Akhirnya! Terminal Bandara Juwata Tarakan Resmi Dibuka

<p>TARAKAN &ndash; Presiden Jokowi akhirnya menekan tombol peresmian Terminal Bandara Internasional…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*