UTAMA | METRO BULUNGAN | TARAKAN | NUNUKAN | RAGAM | PEREMPUAN | HALO POLISI | OPINI BAH!

METRO BULUNGAN

Selasa, 07 Agustus 2018 11:16
MASIH MISTERI..!! Tewasnya Bocah Perempuan, Polisi Periksa Dua Saksi

Masih Selidiki Meninggalnya Yara Hapna Kirani

MASIH MISTERI: Kasus meninggalnya Yara Hapna Kirani masih menyimpan misteri. Kepolisian pun terus melakukan upaya pengungkapan penyebab meninggalnya gadis belia ini. (ISTIMEWA)

PROKAL.CO, TANJUNG SELOR – Meninggalnya gadis belia ini belum terungkap penyebabnya. Yara Hapna Kirani (7), putri dari pasangan Darhamasyah dan Reni ditemukan meninggal dunia dengan penuh luka di sekujur tubuhnya di Komplek Perumahan Medco Metanol Bunyu (MMB). Sebelum nyawanya melayang, korban sempat pergi mengaji di masjid An-Nur, Jalan Sungai Kura RT 01 RW 01, Desa Bunyu Timur, Kecamatan Bunyu, Bulungan, Kalimantan Utara, Senin (30/7) sekira pukul 15.30 Wita.

“Kami terus upayakan lakukan pengungkapan. Jadi mohon bersabar,” ujar Kapolres Bulungan AKBP Muhammad Fachry melalui Kapolsek Bunyu, AKP I Nyoman Suriana kepada Kaltara Pos, Senin (6/8).

Polsek Bunyu dibantu personel Satuan Reskrim Polres Bulungan hingga saat ini melakukan penyidikan penyebab meninggalnya Yara Hapna Kirani. Sejak korban ditemukan, polisi telah memeriksa dua sakti yang diduga berkaitan dengan kasus tersebut. “Semua saksi-saksi yang kami periksa, semua yang ada hubungannya dengan kejadian itu,” bebernya.

Meski telah melakukan pemeriksaan terhadap dua saksi, namun pihaknya belum mengetahui penyebab meninggalnya anak malang tersebut. Dari luka yang dialami korban saat ditemukan jasad yang tergeletak diatas semak-semak belum diketahui penyebabnya.

“Secara kasat mata, kita sudah lakukan olah TKP, memeriksa dan membuat visumnya. Setelah kami periksa saksi-saksi untuk kondisi selanjutnya, kami infokan lagi.  Yang jelasnya, kita masih mencari tahu penyebabnya,” ucapnya. “Jadi kita belum bisa memberikan keterangan lebih karena masih menjadi teka-teki,” sambungnya.

Sebelumnya diberitakan, “Jadi ceritanya, korban pergi mengaji dan tidak kunjung pulang,” ungkap Kapolres Bulungan AKBP Muhammad Fachry melalui Kapolsek Bunyu AKP I Nyoman Suryana kepada Kaltara Pos, Selasa (31/7).

Merasa cemas karena tak melihat batang hidung cucunya. Kakek korban, Rahman (60) kemudian berinisiatif mrencari cucunya. Usahanya pun tak membuahkan hasil. Rahman bertemu dengan Ketua RT 1, Sukur kemudian melaporkan kejadian tersebut ke kepolisian.

“Kakek korban langsung mencari cucunya dengan dibantu warga. Tapi tak membuahkan hasil. Padahal sudah mengecek masjid, jalan yang dilalui,” bebernya.

Dia menuturkan, gadis yang akrab disapa, Yara berangkat mengaji sempat diantar oleh pamannya, Dafi. Diketahui, korban juga sempat diajak pulang oleh temannya. Karena kendaraan yang hendak ditumpangi sudah penuh, dia pun menolak tawaran temannya.

“Korban ini (Yara Hapna Kirani,Red.) sekolah di SDN 06 Desa Bunyu Selatan. Ketika korban diajak pulang oleh teman korban, tapi tidak mau ikut karena motor sudah penuh akhirnya memutuskan berjalan kaki sendiri,” sebutnya.

Setelah melaporkan kehilangan cucunya, Rahman terus melakukan pencarian bersama warga di sekitar rumah korban dan semak-semak. Setelah lama mencari, Rahman menemukan tas korban dan jilbab di pinggir semak yang digunakan korban. Tak jauh dari penemuan tas dan jilbab, korban ditemukan tergeletak.

“10 meter di depan setelah temukan tas dan jilbab cucunya. Ternyata, korban ditemukan tergeletak di dalam semak dengan kondisi sudah tidak bernyawa,” tuturnya.

Saat itu pula, proses evakuasi dilakukan untuk membawa korban ke Puskesmas Bunyu. Dari hasil visum, ditemukan adanya luka di punggung, jari kelingking tangan kanan, luka berlubang di pelipis kanan, luka lebam di kepala belakang bagian kanan. Selain itu, juga diketahui adanya busa yang keluar dari lubang hidung kanan, luka lecet bibir sebelah kiri, serta luka tusuk kaki kanan bawah korban.

“Jadi kami masih lakukan visum. Belum ditemukan tanda-tanda pemerkosaan. Kami masih menunggu hasil otopsi dari dokter forensik,” paparnya. (mul)

 


BACA JUGA

Kamis, 09 Agustus 2018 10:34

Dua Hari Kebakaran, 2 Ha Lahan Hangus

TANJUNG SELOR – Puluhan hektare (Ha) lahan kosong dilahap si jago merah di Site Bukit Baratan…

Selasa, 07 Agustus 2018 11:14

Penderita Measles Rubella Masih Ditangani

TANJUNG SELOR – Meski vaksin Measles Rubella (MR) berpolemik, namun pemberian imunisasi tetap…

Senin, 06 Agustus 2018 12:02

Banyak Pengendara Tak Taat Aturan

TANJUNG SELOR - Tim gabungan kembali turun  melaksanakan operasi menyasar jalanan di Kilometer…

Senin, 06 Agustus 2018 11:58

Satu Balita Didiagnosis Mengidap Meales Rubella

TANJUNG SELOR – Meski imunisasi Measles-Rubella (MR) masih berpolemik penerapannya. Namun pemberian…

Jumat, 03 Agustus 2018 15:59

Mangkir Kerja, Ternyata Dua PNS Ini Asyik "Kuda-Kudaan" di Kamar Indekos

TANJUNG SELOR – Bukannya menjalankan tugas saat jam kerja berlangsung. Dua oknum Pegawai Negeri…

Jumat, 03 Agustus 2018 15:55

Pikap Seruduk Warung Makan

TANJUNG SELOR – Satu unit pikap tiba-tiba saja membuah warga kaget. Mobil pikap jenis Mitsubishi…

Jumat, 03 Agustus 2018 12:01

Polda Ancam Pidana Pembakar Lahan

TANJUNG SELOR – Kepolisian Daerah (Polda) Kalimantan Utara memberikan peringatan kepada masyarakat…

Kamis, 02 Agustus 2018 14:05

Sabu Dimusnahkan Dalam Air

TANJUNG SELOR - Kepolisian Resor ( Polres) Bulungan memusnahkan sebanyak 17,3 gram narkotika jenis sabu.…

Kamis, 02 Agustus 2018 14:02

Perlu CCTV, Kurangi Angka Kriminal

TANJUNG SELOR – Angka kejahatan yang terjadi di Kabupaten Bulungan menjadi perhatian serius aparat,…

Rabu, 01 Agustus 2018 11:40

Listrik Korslet, Rumah Terbakar

TANJUNG SELOR – Api kembali menghanguskan satu unit rumah di Desa Jelarai Tengah, Tanjung Selor,…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .