UTAMA | METRO BULUNGAN | TARAKAN | NUNUKAN | RAGAM | PEREMPUAN | HALO POLISI | OPINI BAH!

TARAKAN

Sabtu, 11 Agustus 2018 11:28
Pelajar Ngebut, Tabrak Emak-Emak Sampai Koit, Ini Penjelasan Saksi-Saksi
-

PROKAL.CO, TARAKAN – Majelis hakim kembali menghadirkan saksi atas kecelakaan yang menyebabkan seorang wanita di Kelurahan Juata Krikil, Maret 2018 lalu. Pelajar yang berinisial AR merupakan terdakwa meninggalnya seorang ibu karena kecelakaan maut yang terjadi di Kelurahan Juata kerikil pada bulan Maret 2018 lalu.

Dalam sidang yang digelar di Pengadilan Negeri (PN) Tarakan, Jumat (10/8), Jaksa Penuntut Umum (JPU) Pengganti Fadillah SH menghadirkan, Julius. Julius pun membeberkan saat terjadian kecelakaan maut, dirinya sedang mengantarkan seorang penumpang di Jalan Aki Balak dengan menggunakan angkot miliknya. Hingga mendekati tanjakan, dia melihat adanya dua kendaraan bermotor saling berbenturan tak jauh dari mobil angkot miliknya.

“Saya lihat ada yang kecelakaan, saya berhenti pak dan menolong mereka ke RSU Pertamedika,” katanya. “Saya melihat, saat itu terdakwa membawa motornya cukup laju pak, makanya luka yang dialami terdakwa cukup para juga. Bahkan ada yang meninggal karena kecelakaan itu pak,” bebernya.

Tak hanya Julius. Adik kandung AR, yakni AN juga turut menjadi saksi dalam persidangan itu karena mengetahui perkara tersebut. AN mengatakan, derasnya hujan yang turun saat terjadinya kecelakaan membuat dirinya tak terlalu memastikan yang sebenarnya terjadi. Kecuali, benturan keras yang dirasakannya dan membuatnya pingsan. Saat tersadar dirinya sudah berada di RSU Pertamedika.

“Saat itu saya dibonceng kakak saya untuk pergi ke sekolah pak. Karena kami memang satu sekolah. Saya tidak melihat jelas apa yang kakak saya tabrak karena saat itu hujan. Tapi yang terjadi memang sebuah kecelakaan,” kata AN.

AN juga tak membantah, kalau kecelakaan itu telah membuat seorang ibu-ibu kehilangan nyawa. Hal itu akibat berbenturan keras saat berlawanan arah dengan sepeda motor yang dikendari oleh kakaknya.

“Kalau kecepatan kendaraan saat itu sekitar 60 km/jam pak. Ditambah lagi lokasi kami kecelakaan itu tanjakan berlubang pak. Saat ingin menghindari lubanglah kami bertabrakan dengan korban,” tukasnya.

Usai mendengar keterangan saksi dalam persidangan. AR direncanakan akan kembali duduk di kursi persidangan, 16 Agustus mendatang untuk mendengarkan tuntutan hukumannya. (*/osa)

 

 


BACA JUGA

Rabu, 23 Maret 2016 17:10

Akhirnya! Terminal Bandara Juwata Tarakan Resmi Dibuka

<p>TARAKAN &ndash; Presiden Jokowi akhirnya menekan tombol peresmian Terminal Bandara Internasional…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*