UTAMA | METRO BULUNGAN | TARAKAN | NUNUKAN | RAGAM | PEREMPUAN | HALO POLISI | OPINI BAH!

TARAKAN

Kamis, 23 Agustus 2018 15:54
Vaksin MR Mengandung Babi

PROKAL.CO, TARAKAN – Setelah menunggu cukup lama, akhirnya Majelis Ulama Indonesia (MUI) mengeluarkan fatwa terhadap Vaksin MR (Measles Rubella). Dari hasil penelitiannya, proses pembuatan vaksin tersebut dinyatakan mengandung babi dan bersifat mubah dalam agama Islam. Hal ini dikarenakan vaksin tersebut dinilai penting dan belum ada vaksin lain sampai saat ini. Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Tarakan, Subono Samsudi mengatakan, imunisasi MR diperbolehkan karena dinilai darurat di Indonesia untuk mencegahan penyakit campak dan rubella.

“Vaksin MR itu bersifat mubah. Boleh karena ada pemaksaan. Bersifat darurat walau dalam proses pembuatannya ada kandungan babinya. MUI merekomendasikan agar pemerintah mengupayakan vaksin yang halal,” beber Subono, kemarin (22/8).

Selama ini, kata Subono, karena adanya pro dan kontra dalam pemberian vaksin MR tentunya harus menunggu keputusan MUI mengenai hukum vaksin MR beberapa waktu lalu. Pemberian vaksin di sekolah-sekolah Tarakan pun terkena dampaknya sehingga harus tertunda hingga dua pekan. Saat ini, baru sekitar 8 persen anak sekolah yang berusia 9 hingga 15 tahun yang mendapat vaksin tersebut.

“Sehingga yang ada saat ini sifatnya mubah, artinya boleh. Perihal capaian 95 persen memang perlu upaya lebih besar lagi, karena mungkin saja ada pro kontra,” jelasnya.

Pria yang akrab disapa, Bono mengatakan, akan menyerahkan sepenuhnya pada dokter atau ahli kesehatan, karena hingga saat ini tak ada vaksin MR lain yang halal. Mengenai pencapaian target vaksin MR sebanyak 95 persen di Kota Tarakan mampu dilakukan Dinkes Tarakan. Bono menjelaskan, akan terus mengupayakan dalam jangka waktu imunisasi memang diberi waktu Agustus sampai September. Namun pro kontra dan berbagai kebijakan, ada kemungkinan diberi perpanjangan waktu nantinya.

“Kalau ada yang mengganggap ini belum darurat atau belum KLB (Kejadian Luar Biasa), artinya malah terlambat kalau sudah ada wabah itu. Nanti sudah ada korban,” tuturnya.

Seperti diketahui, target pemberian vaksin MR di Kota Tarakan sebanyak 66.000 anak. Subono mengatakan, pemberian vaksin MR akan tetap berlanjut di sekolah-sekolah serta puskesmas di Kota Tarakan. Jika ada orangtua yang menolak anaknya diberi vaksin MR, dia menjelaskan, saat ini vaksin tetap bersifat wajib meski dinilai mubah.

“Pegangan kita tetap dari Menteri Kesehatan kala itu, yaitu boleh kalau ada yang menolak karena menunggu fatwa MUI. Tapi setelah ada fatwa MUI, mestinya bersifat wajib (pemberian vaksin MR). Tapi sekali lagi kita tetap menunggu edaran selanjutnya usai pertemuan di Jakarta nanti,” tutupnya. (*/aul)

 


BACA JUGA

Sabtu, 18 Agustus 2018 15:24

Dapat Remisi, Mantan Pejabat Pemkot Tarakan Ini Bebas

TARAKAN- Terpidana kasus korupsi pengadaan videotron akhirnya kembali menghirup udara bebas setelah…

Kamis, 16 Agustus 2018 11:55

Target PAD dan Pengalihan Aset Bikin Pusing Pemerintah

TARAKAN - Sejumlah fraksi di Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Tarakan dan beberapa instansi terkait…

Kamis, 16 Agustus 2018 11:53

Tak Dapat Restu, Ruddin Hengkang dari Golkar

TARAKAN – Dalam dunia politik apapun bisa terjadi. Seperti keputusan yang diambil oleh salah seorang…

Kamis, 16 Agustus 2018 11:52

Dandi Terinspirasi Puisi ‘Ibu Indonesia’

TARAKAN – Awal diingat akhir tiada (Berbuat sesuatu tanpa pikir panjang). Mungkin ini pribahasa…

Kamis, 16 Agustus 2018 11:45

Arief Hidayat Ajukan Gugatan

TARAKAN – Tahapan pencalonan anggota legislatif mulai memanas. Wakil Wali Kota Tarakan, Khaeruddin…

Kamis, 16 Agustus 2018 11:44

AH MASAK SIH? Tak Ada Pungutan Biaya Penerbitan Sertifikat Tanah?

TARAKAN – Berhembus kabar adanya pungutan biaya penerbitan sertifikat tanah di program Pendaftaran…

Rabu, 15 Agustus 2018 15:16

Utang Pemkot, Khairul : Kami Tidak Campur Tangan

TARAKAN – Tak ingin memikul beban utang Pemerintah Kota (Pemkot) Tarakan terlalu banyak. Pasangan…

Selasa, 14 Agustus 2018 12:01

Demi Kebutuhan Hidup, Nanang Jual Sabu

TARAKAN – Pria yang satu ini sungguh sial nasibnya. Itu terungkap saat Nanang duduk dibangku persidangan…

Senin, 13 Agustus 2018 16:09

Gara-Gara Utang, Hermawan Timpas Jari Temannya

TARAKAN – Ada-ada saja yang dilakukan orang saat dilanda emosi. Pria yang satu nekat memotong…

Senin, 13 Agustus 2018 16:08

Tarakan terima Jatah 16 Ribu Kuota PTSL

TARAKAN – Tarakan mendapat jatah kuota Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) sebanyak 16.000…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .