UTAMA | METRO BULUNGAN | TARAKAN | NUNUKAN | RAGAM | PEREMPUAN | HALO POLISI | OPINI BAH!

METRO BULUNGAN

Kamis, 23 Agustus 2018 15:56
KAPAN TEGASNYA? Soal Ini, Masih Tunggu Instruksi Bupati

Tertibkan Pedagang ‘Nakal’

PENERTIBAN: Petugas melakukan penertiban terhadap bangunan yang berjualan tepat di zona hijau. (HERI MULIADI/KALTARA POS)

PROKAL.CO, TANJUNG SELOR - Selain dari peredaran bensin botolan (Bentol), tampak juga beberapa wilayah di Tanjung Selor masih terdapat pedagang yang berjualan diatas zona hijau. Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Bulungan telah melayangkan surat yang ke tiga kalinya sebagai bentuk teguran. Namun masih ada saja yang didapatkan pedagang berjualan.

“Surat kita tidak dihiraukan, makanya kami akan turun lagi dalam waktu dekat,” ujar Kepala Satpol PP dan PMK Bulungan Marulie kepada Kaltara Pos, Rabu (22/8).

Hanya saja, dirinya tak dapat melakukan eksekusi karena masih harus dilakukan pematangan rencana  dan menunggu instruksi dari Bupati Bulungan, sebagai pengendali wewenang untuk melakukan operasi.

“Kami masih menunggu keputusan bupati dan kita juga lakukan koordinasi dengan OPD lainnya,” bebernya.

Tak hanya itu, pihaknya juga telah memberikan tenggat waktu kepada para pedagang untuk segera membongkar kios yang telah melebihi badan jalan. Hal ini dinilai, mengurangi estetika tata ruang kota. Begitu juga dengan pedagang yang berjualan di atas trotoar diimbau agar tidak menambah lagi barang dagangannya.

“Ada waktu dealine seminggu untuk segera berbenah. Diharapkan agar mereka tidak lagi berjualan di zona hijau,” jelasnya.

Marulie telah mengingatkan para pedagang beberapa kali. Dirinya berharap, dengan peringatan itu masyarakat sadar sehingga tak ada lagi yang tiba masanya melakukan penertiban. Sebelum turun ke lapangan, pihaknya telah menyurat para PKL untuk tidak berjualan di lokasi yang dilarang.

“Surat yang kita layangkan sudah dua kali berikan kepada pedagang. Nantinya kalau ditertibkan jangan salahkan kita kalau kios yang sudah melebih badan jalan kami Chansaw,” ucapnya.

Tidak hanya memberikan peringatan ke pedagang, pihaknya juga telah menyampaikan secara langsung kepada para pedagang. Selain itu, sosialisasi Peraturan Daerah (Perda) Nomor 25 Tahun 2002 tentang Ketertiban dan Kebersihan Lingkungan Dalam Wilayah Kabupaten Bulungan. Tentu dengan begitu, terdapat larangan seperti dalam Pasal 8 berbunyi; PKL, lapakan, asongan, pedagang musiman, gerobak dorong dan lain sejenisnya dilarang menggelar dagangannya di tempat umum, di emperan bangunan, gang, pintu bangunan, di tepi jalan, di atas trotoar atau tempat lain yang dapat mengganggu ketertiban dan kebersihan lingkungan kecuali di tempat-tempat tertentu.

“Dalam pasalnya telah melarang untuk semua jenis jualan tidak diperbolehkan dijual pada area jalan dan trotoar. Itu sudah ketetapan yang  dibuat bupati atau pejabat lain yang berwenang,” bebernya. (mul)

 

 


BACA JUGA

Kamis, 17 Maret 2016 21:01
KRIMINAL

Terlilit Utang, Pemuda Ini Terpaksa Jadi Kurir Narkoba

<p><strong>MENJALANKAN</strong> bisnis narkotika golongan I jenis sabu-sabu memang…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*