UTAMA | METRO BULUNGAN | TARAKAN | NUNUKAN | RAGAM | PEREMPUAN | HALO POLISI | OPINI BAH!

METRO BULUNGAN

Jumat, 24 Agustus 2018 10:59
Sidang Pungli Surat Berlayar Ditunda

Jaksa Bakal hadirkan Empat Saksi

SIDANG DITUNDA: Rahmatullah dikawal untuk menjalani sidang di Pengadilan Tipikor Samarinda. (HERI MULIADI/KALTARA POS)

PROKAL.CO, TANJUNG SELOR – Sidang kasus pungutan liar penerbitan surat persetujuan berlayar (SPB) yang menjerat Rahmatullah, Selasa (21/8) ditunda. Hal ini disebakan, ketua majelis hakim berhalangan hadir sehingga dijadwalkan untuk dilaksanakan kembali pekan depan di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Samarinda. Sidang yang akan digelar, mendengarkan keterangan saksi yang memberikan uang kepada terdakwa.

“Kemarin itukan batal sidangnya karena hakimnya lagi cuti semua untuk hari raya Idul Adha,” ungkap Kasi Pidana Khusus Kejaksaan Negeri Bulungan, Andi Aulia Rahman kepada Kaltara Pos, Kamis (23/8).

Dia mengatakan, Rahmatullah rencananya menjalani sidang dengan agenda pemeriksaan saksi dari dua orang polisi yang melakukan penangkapan serta staff Unit Pelaksana Pelabuhan (UPP) Kelas III Bunyu. Kemudian, saksi yang turut dihadirkan, yakni pemberi uang dan Kepala Syahbadar UPP Kelas III Bunyu.

“Jadi nanti kita hadirkan saksi yang memberikan sebanyak lima orang,” jelasnya.

Hasil pemeriksaan yang dikemukakan oleh kepolisian didapatkan keterangan penangkapan terhadap terdakwa yang saat itu tengah melakukan pungutan liar, yang diberikan oleh pemilik kapal PT BEN LINE. Dua buah amplop berisi uang masing-masing Rp 1,4 juta dan Rp 1,8 juta.

“Jadi polisi ungkapkan penangkapan Rahmatullah yang bermula laporan masyarakat dan mendapatkan dua amplop ditangan terdakwa,” bebernya.

Andi Aulia menuturkan, saksi dari staff UPP Bunyu didapatkan keterangan jika setiap bulannya mendapatkan komisi dari terdakwa. Hanya saja keterangan yang diberikan tersebut tak pernah diungkapkan asalnya.

“Yang jelas, Rahmatullah hanya bilang ini ada rezeki sedikit yang setiap bulan didapatkan oleh staff ini,” ucapnya.

Namun keterangan yang diberikan oleh Andi Aulia, staf tersebut tak pernah menyangka uang tersebut merupakan hasil dari pungli yang dilakukan oleh Rahmatullah.

“Staff ini juga tidak pernah tanyakan secara detail uangnya dari mana kepada Rahmatullah. Untuk sementara belum ada mengarah adanya tersangka baru, tidak tahu jika Rahmatullah sendiri memberikan keterangan,” jelas Andi.

Dia mengungkapkan, diketahui keterangan tersebut dari saksi itu ada uang yang mengalir kepada Kepala UPP Kelas III Bunyu. Hanya saja, besar jumlah tak diketahui pasti. Olehnya itu, akan menghadirkan Kepala UPP Bunyu dalam persidangan.

“Tapi saksi ini masih belum terlalu tahu, apakah ada uang yang masuk kepada kepala UPP atau tidak,” sebutnya.

Rahmatullah ditangkap, Senin 29 Januari 2018 di kantor UPP Kelas III Bunyu Jalan Dermaga RT 003, Desa Bunyu Barat, Bulungan. Karena diduga terbukti telah menerbitkan surat persetujuan berlayar (SPB) untuk kapal PT BEN LINE. Barang bukti berupa uang sebesar Rp 3,2 juta. Tak hanya itu, di dalam sebuah tas hitam uang sebesar Rp 850.000 juta disita, sehingga total uang tunai yang diamankan sebanyak Rp 4.050.000. untuk diketahui, pasal yang disangkakan kepada Rahmatullah, yakni Pasal 12 huruf B Undang-Undang RI Nomor 20 tahun 2001 Tentang Perubahan atas Undang-UndangNomor 31 Tahun 1999 Tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi Juncto Pasal 64 ayat 1 KUHP. (mul)

 


BACA JUGA

Rabu, 29 Agustus 2018 12:09

Tiga Mobil Tabrakan Beruntun, Satu Truk Rusak Parah

TANJUNG SELOR - Warga dikejutkan dengan suara dentuman keras yang…

Jumat, 24 Agustus 2018 11:01

Bakar Lahan Tiga Hektar, Rumah Warga Nyaris Ikut Terbakar

TANJUNG SELOR – Meski telah ada peringatan agar tak membakar…

Jumat, 24 Agustus 2018 10:59

Sidang Pungli Surat Berlayar Ditunda

TANJUNG SELOR – Sidang kasus pungutan liar penerbitan surat persetujuan…

Kamis, 23 Agustus 2018 15:58

Tangkap Perampok Tambak, 11 Polisi Dapat Penghargaan

TANJUNG SELOR - Personel Polda Kaltara mendapatkan penghargaan atas prestasi…

Kamis, 23 Agustus 2018 15:56

KAPAN TEGASNYA? Soal Ini, Masih Tunggu Instruksi Bupati

TANJUNG SELOR - Selain dari peredaran bensin botolan (Bentol), tampak…

Kamis, 23 Agustus 2018 15:54

Distributor Berulah, Barang Kedaluarsa Masih Beredar

TANJUNG SELOR - Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara melalui Dinas Perindustrian…

Selasa, 21 Agustus 2018 11:35

Kasus Narkotika Meningkat di Tanjung Selor

TANJUNG SELOR - Peredaran narkotika semakin marak terjadi terlebih lagi,…

Senin, 20 Agustus 2018 10:40

Jalan Sengkawit ‘Makan’ Korban

TANJUNG SELOR – Tak terhitung jumlah kecelakaan dan tindak kejatahan…

Senin, 20 Agustus 2018 10:36

Disperindagkop Kaltara Kecolongan, Minuman Soda Kedaluwarsa Beredar

TANJUNG SELOR – Jumlah kebutuhan rumah tangga meningkat jelang perayaan…

Kamis, 16 Agustus 2018 11:49

Jaksa Kembalikan Berkas Pemeriksaan

TANJUNG SELOR – Masih ingat dengan kasus kecelakaan laut SB…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .