UTAMA | METRO BULUNGAN | TARAKAN | NUNUKAN | RAGAM | PEREMPUAN | HALO POLISI | OPINI BAH!

TARAKAN

Jumat, 24 Agustus 2018 10:59
Tak Punya Uang, Motor Ipar Dicuri

PROKAL.CO, TARAKAN – Karena tak punya uang, Hasan nekat mencuri motor milik keluarganya. Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, Hasan pun harus pasrah duduk di kursi persidangan di Pengadilan Negeri (PN) Tarakan, kemarin (23/8). Sidang yang beragendakan mendengar keterangan saksi itu membuat Hasan, begitu malu. Pasalnya saksi yang dihadirkan oleh Jaksa Penuntut Umum Ivan Situmoran SH, merupakan kakak iparnya.

Fitri yang hadir sebagai saksi mengatakan, sebelum melaporkan Hasan ke pihak kepolisian. Ia bersama keluarganya yang lain sudah meminta Hasan agar mau mengakui perbutannya yang memang dicurigai sebagai pelaku pencurian motor merk.

Namun karena tak mengakui perbuatannya, Fitri pun terpaksa mengambil langkah dengan melaporkan tindak pencurian itu sehingga Hasan pun ditangkap oleh pihak kepolisan. “Motor itu hilang Maret 2018 lalu pak, saat hilang saya memang mencurigai terdakwa. Akan tetapi, terdakwa malah bersikeras tidak mau mengakui perbutannya,” kata Fitri.

“Dan saat diselidiki oleh kepolisan. Ternyata firasat saya itu benar, karena yang ditangkap oleh polisi itu adalah Hasan beserta barang bukti motor saya,” ujarnya.

Meski motor yang dicuri oleh Hasan telah dikembalikan dengan keadaan yang tak seperti semula. Namun, Fitri mengaku, telah memaafkan Hasan karena masih menganggap bagian dari keluarganya.

“Kalau rugi, jelas saya rugi banyak pak. Motor itu dulu saya beli dengan harga Rp 5 juta, ditambah keadaannya yang sudah rusak-rusak jadi kerugian saya diatas harga itulah pak. Tapi, saya juga sudah mengikhlaskannya karena sudah terjadi pak,” ungkapnya.

Usai mendengarkan keterangan saksi. Hasan yang tak berkutik lagi langsung mengakui perbutannya. Dia pun mengaku, terpaksa melakukan tindakan tersebut, karena sudah tak memiliki pekerjaan lagi untuk menghasilkan kebutuhan hidup keluarganya.

“Yang dikatakan saksi semuanya benar pak. Saat itu saya mengambil motornya karea saya tahu kalau tadi selalu meninggalkan kunci di motor. Sehingga saya pun bisa leluasa untuk mencurinya,” ujar Hasan.

“Tapi saya melakukan itu dalam keadaan  terpaksa pak. Karena saat itu speed boat saya ditangkap dan saya tidak memiliki uang dan pekerjaan. Makanya, saya sampai nekat mencuri motor milik keluarga sendiri pak,” sesalnya. (*/osa)

 

 


BACA JUGA

Rabu, 23 Maret 2016 17:10

Akhirnya! Terminal Bandara Juwata Tarakan Resmi Dibuka

<p>TARAKAN &ndash; Presiden Jokowi akhirnya menekan tombol peresmian Terminal Bandara Internasional…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*