UTAMA | METRO BULUNGAN | TARAKAN | NUNUKAN | RAGAM | PEREMPUAN | HALO POLISI | OPINI BAH!

TARAKAN

Senin, 07 Mei 2018 10:10
Jelang Pilkada, BKD Beri Peringatan Serius ke ASN Tarakan

Arief Hidayat : Masih Banyak ASN yang Belum Tahu Aturan

ilustrasi

PROKAL.CO,

TARAKAN – Aparatur Sipil Negara (ASN) Tarakan yang kerap kali ditemukan ikut dalam berkampanye di Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Tarakan 2018, mendapat tanggapan serius dari Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Tarakan Terlebih saat ini waktu pencoblosan yang dijadwalkan 27 Juni 2018 mendatang semakin dekat. BKD memperingatkan dan mewanti-wanti agar tidak ada lagi ASN di Tarakan yang terlibat dalam kampanye.

Kepala Bidang Pengembangan, Disiplin dan Kesejahteraan PNS di BKD Tarakan, M Sa’aduddin H menjelaskan, para ASN tidak memberikan semacam keaktifan dalam dukungan seperti berfoto dengan paslon (Pasangan Calon).

“Kalau ketentuannya kan berfoto (dengan paslon), nge-like (postingan kampanye di sosial media), ikut menyampaikan visi misi paslon. Tapi kalau untuk berfoto, perlu ditelusuri juga apakah dia sengaja atau tidak,” beber Didin-sapaan akrabnya kepada awak media, kemarin (4/5).

Ditanyakan mengenai ASN ikut dalam acara kampanye paslon, Didin menuturkan asal ASN tersebut tidak mengenakan atribut, ikut berkampanye, menunjukan simbol tertentu dan hal lain yang menandakan dirinya ikut berkampanye. Seperti diketahui, hingga saat ini sedikitnya ada tiga ASN telah diberi sanksi lantaran dianggap ikut berkampanye dengan salah satu paslon. Dua diantaranya adalah kepala dinas dan satu diantaranya adalah oknum guru sekaligus Ketua RT (Rukun Tetangga).

Terlebih adanya surat dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) ke Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) yang tidak boleh melibatkan Ketua RT dalam berkampanye. Indikasi ikut berkampanye telah melanggar Undang-Undang (UU) nomor 5 tahun 2014 perihal kedisiplinan PNS (Pegawai Negeri Sipil).

“Karena kita (ASN) ‘kan juga perlu tahu visi misi atau program paslon untuk menentukan pilihan. Kita memang ASN tapi disatu sisi ‘kan kita juga masyarakat, yang penting kita tidak mengajak orang ke salah satu paslon. Saran pada PNS agar hati-hati, baca aturan,” pungkasnya lagi.

Halaman:

BACA JUGA

Jumat, 24 Agustus 2018 10:59

Tak Punya Uang, Motor Ipar Dicuri

TARAKAN – Karena tak punya uang, Hasan nekat mencuri motor…

Jumat, 24 Agustus 2018 10:57

Asyik Kumpul Bareng Keluarga, Dua Pencuri Motor Dibekuk

TARAKAN – Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Tarakan berhasil menangkap…

Jumat, 24 Agustus 2018 10:22

JANJI LAGI..!! Bakal Wali Kota Ini Janji Perhatikan Nasib Petambak

TARAKAN – Setelah terpilih menjadi Wali Kota Tarakan, Khairul langsung…

Kamis, 23 Agustus 2018 15:54

Vaksin MR Mengandung Babi

TARAKAN – Setelah menunggu cukup lama, akhirnya Majelis Ulama Indonesia…

Selasa, 21 Agustus 2018 11:37

Curi Sepatu di Masjid, Riski Terekam CCTV

TARAKAN – Entah apa yang ada dalam pikiran pria yang…

Selasa, 21 Agustus 2018 11:34

Masih Dibawah Umur, Pelaku Cabul Dituntut

  TARAKAN – Setelah menjalani beberapa kali proses persidangan, pelaku…

Selasa, 21 Agustus 2018 11:33

Curi Ikan di Laut Perbatasan, Dua Kapal Asing Ditenggelamkan

TARAKAN - Dua unit kapal yang diduga melakukan penangkapan ikan…

Senin, 20 Agustus 2018 10:43

Modus Jalan-Jalan, Cabuli Anak di Rumah Kosong

TARAKAN – Usianya yang belasan tahun membuat AB (15) sulit…

Senin, 20 Agustus 2018 10:40

PAD Anjlok, Retribusi Menurun

TARAKAN - Tak tercapainya target Pendapat Asli Daerah (PAD) Kota…

Senin, 20 Agustus 2018 10:38

Satpol PP Siaga Jelang Iduladha

TARAKAN – Menyambut perayaan Hari Raya Iduladha, Satuan Polisi Pamong…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers