UTAMA | METRO BULUNGAN | TARAKAN | NUNUKAN | RAGAM | PEREMPUAN | HALO POLISI | OPINI BAH!

TARAKAN

Senin, 21 Mei 2018 11:15
Ada Bibit Radikalisme di Tarakan

MUI Tarakan Minta Video Ancaman Jangan Disebarkan

PROKAL.CO, TARAKAN - Beredarnya video diduga teroris, Kamis (17/5) lalu, membuat warga Tarakan was-was. Pasalnya, warga khawatir aksi susulan seperti yang terjadi dibeberapa kota di Indonesia juga terjadi di Tarakan. Tak menutup kemungkinan tumbuh beberapa bibit radikalisme di Tarakan.

Mengenai hal ini Kepala Badan Kesatuan dan Politik (Kesbangpol) Kota Tarakan, Agus Sutanto pun angkat bicara. Menurutnya, video tersebut sengaja diunggah oleh pelaku untuk menakut-nakuti warga Tarakan.

“Memang dalam video itu dia mengancam dengan pistol sama pisau, bukan bom tapi tetap saja meresahkan. Kalau sampai (video, Red.) viral, justru itu tujuan pelaku teror, untuk membuat ketakutan dan meresahkan,” kata Agus kepada Kaltara Pos di kantornya.

Lanjut Agus, dirinya meminta warga Tarakan agar tidak resah, namun tetap waspada. Dikhawatirkan ini merupakan jaringan teroris yang masih berhubungan dengan pelaku bom bunuh diri di Surabaya beberapa waktu lalu. Agus mengatakan bibit-bibit radikalisme di Tarakan memang ada. Ada orang yang diduga berkelakuan seperti paham radikalisme.

“Contohnya itu kalau ada kegiatan yang berbau seperti konflik, dia (diduga bibit radikal.Red) mendukung. Seperti konflik di Ambon, Suriah, ISIS, dia ikut mendukung. Bahkan anak kandungnya dikirim ke Suriah dan meninggal di sana,” beber Agus yang enggan menyebutkan identitas warga tersebut.

Sejauh ini, Agus berkoordinasi dengan tokoh-tokoh agama untuk merangkul warga tersebut agar tidak tertular paham radikalisme. Selain itu, intelijen juga dikerahkan untuk mengamati gerak-gerik warga tersebut. Agus berpesan pada masyarakat dan tokoh masyarakat untuk melaporkan jika melihat orang mencurigakan terutama pendatang.

“Jangan mudah terpengaruh dan terprovokasi, kalau melihat ajaran agama mengajarkan hal menyimpang sebaiknya jangan dilanjutkan. Kalau ingin belajar agama, sebaiknya dengan ustad atau guru yang benar-benar terpercaya,” pungkasnya.

Serupa dengan Wakil Ketua MUI (Majelis Ulama Indonesia) Tarakan, Syamsi Sarman yang menduga video tersebut sengaja diposting orang untuk menimbulkan keresahan. Bahkan Syamsi menduga video tersebut hanya pengalihan dari terorisme yang sebenarnya. Hal ini dikarenakan dari kejadian-kejadian sebelumnya, tidak pernah ada teroris yang memamerkan dirinya akan melakukan kejahatan bahkan sampai diunggah di sosial media (sosmed).

“Terorisme adalah gerakan masif, terorganisir yang dilakukan kelompok tertentu dan harus dicegah semua pihak. Ini (video.Red) merupakan warning (peringatan.Red), bisa jadi video ini pengalihan isu, sedangkan ada (teroris.Red) yang sesungguhnya (di luar sana.Red), mereka biasa tidak terang-terangan seperti ini,” ucap Syamsi.

Selain itu, Syamsi berpesan pada seluruh masyarakat agar tidak memosting atau membagikan video terorisme. Lantaran tujuan para teroris adalah menakut-nakuti masyarakat melalui sosmed.

“Salah besar kalau membagikan (video.Red), itu ‘kan berarti membantu usahanya teroris menakuti masyarakat. Ini sebuah provokasi dan publikasi kriminal. Saran saya, siapapun mendapati postingan seperti itu (terorisme.Red) silakan dihapus atau melaporkan ke pihak berwajib,” tutup Syamsi.

Dirinya mengapresiasi kepolisian dan Densus 88 Tarakan atas tindakan cepat mengamankan pelaku terorisme video Kamis (17/5) dini hari. Rapat koordinasi dari FKUB (Forum Kerukunan Umat Beragama) di Tarakan setelah kejadian bom di Surabaya juga bertujuan untuk merangkul dan mempererat antar umat beragama di seluruh Tarakan. Syamsi mengatakan dalam rapat tersebut, disepakati bahwa terorisme bukan berasal dari kelompok agama manapun. (*/aul)


BACA JUGA

Rabu, 23 Maret 2016 17:10

Akhirnya! Terminal Bandara Juwata Tarakan Resmi Dibuka

<p>TARAKAN &ndash; Presiden Jokowi akhirnya menekan tombol peresmian Terminal Bandara Internasional…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*