UTAMA | METRO BULUNGAN | TARAKAN | NUNUKAN | RAGAM | PEREMPUAN | HALO POLISI | OPINI BAH!

METRO BULUNGAN

Selasa, 10 Juli 2018 15:08
Ini Dia Tersangka Arisan Online

Yuli Ditahan di Rutan Polres Bulungan

DITAHAN: Yuli berada di Polres Bulungan untuk menjalani kasus dugaan penggelapan uang arisan online. (POLRES BULUNGAN UNTUK KALTARA POS)

PROKAL.CO, TANJUNG SELOR – Kasus arisan online melalui media sosial Facebook, kini polisi sudah melakukan penahanan. Status tersangka resmi ditetapkan polisi terhadap Yuli, Jumat (6/7) lalu. Hal ini dilakukan polisi setelah ada pernyataan dari pihak perbankan yang menyebutkan, Yuli telah melakukan transaksi dari hasil setoran arisan online.

Kapolres Bulungan AKBP Muhmmad Fachry melalui Kasat Reskrim Polres Bulungan AKP Gede Prasetia Adi Sasmita memastikan, Yuli telah ditahan di Polres Bulungan. “Itu berdasarkan hasil dari perbankan yang sudah kita mintai tolong untuk mengecek, karena ada dua rekening yakni dari BRI dan Bank Mandiri,” ucap kepada Kaltara Pos, Senin (9/7).

Penahan itu juga dilakukan setelah keterangan yang diminta oleh polisi terhadap bank terpenuhi. Dia mengatakan, proses yang dibutuhkan juga terbilang lama perlu dilakukan penelitian aliran dana yang digunakan tersangka selama ini.

“Bukan hitungan berapa besar yang dihabiskan. Tapi dari bank hanya mempertegas benar transaksinya dan benar milik tersangka. Dilihat transaksi keluar dan masuknya,” jelasnya.

Penelitian tentunya berdasarkan kode rekening koran yang sudah dikeluarkan oleh pihak perbankan. “Dari hasil rekening koran itu ada kode. Jadi yang bisa membaca itu dari bank yang sudah kita mintai koordinasi,” ucapnya.

Gede menuturkan, Berita Acara Pemeriksaan (BAP) yang ada saat ini hanya menunggu untuk dilengkapi dan segera dilimpahkan kepada Kejaksaan Negeri (Kejari) Bulungan. Setelah dinyatakan lengkap, penyidik akan segera mengirim berkasnya kepada Jaksa Penuntut Umum (JPU) yang selama ini telah banyak melakukan koordinasi.

“Kita saat ini merampungkan berkas dan akan segera dikirim ke jaksa berkasnya,” ujarnya.

Kata dia, untuk penahanan itu akan dilakukan selama 20 hari, sejak masuknya tersangka rumah tahanan Polres Bulungan, 6 sampai 25 Juli 2018 mendatang. “Bila pemeriksaan berkas belum selesai dapat di perpanjang,” bebernya.

Sebelumnya diberitakan, Gede menepis isu adanya hal yang menghambat proses penahanan tersangka, Yuli. Lambatnya penahanan yang dilakukan polisi karena memiliki pertimbangan khusus sehingga tidak menahan tersangka. Tapi, kata dia, sudah saatnya berkas dan kasusnya telah dinyatakan lengkap.

“Kenapa tidak kita tahan pasti makan waktu. Kalau habis masanya, maka kita bisa kerja dua kali untuk mengeluarkan dan memanggilnya lagi. Saya mau sekali saja, kalau begini bisa saja keluar demi hukum jika masa habis, sudah keluar. Susah lagi,” paparnya. (mul)

 


BACA JUGA

Kamis, 17 Maret 2016 21:01
KRIMINAL

Terlilit Utang, Pemuda Ini Terpaksa Jadi Kurir Narkoba

<p><strong>MENJALANKAN</strong> bisnis narkotika golongan I jenis sabu-sabu memang…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*