UTAMA | METRO BULUNGAN | TARAKAN | NUNUKAN | RAGAM | PEREMPUAN | HALO POLISI | OPINI BAH!

METRO BULUNGAN

Kamis, 12 Juli 2018 15:51
Diduga Dipicu Dendam Lama, Sulfiandi Dibunuh Pakai Taji

Tiga Pelaku Pembunuhan Berencana Ditangkap Polisi

DITANGKAP : Tiga pelaku pembunuh Sulfiandi ditangkap polisi Denton tangan terikat dan diamankan di Polres Bulungan. (FAISAL MAASY/KALTARA POS)

PROKAL.CO, class="p1" style="margin: 0px; line-height: normal; font-family: Helvetica; -webkit-text-size-adjust: auto;"> 

TANJUNG SELOR - Kasus pembunuhan karyawan PT Pipit Mutiara Indah (PMI), Sulfiandi (27) yang terjadi di Jalan Camp Sadar Peringkat II RT. 09, Desa Sekatak Buji, Kecamatan Sekatak, Bulungan langsung terungkap pelakunya. Setelah melakukan penyelidikan, tiga orang diduga pelaku pembunuhan akhirnya ditangkap diantaranya, Fadli (26), Isbar (21) dan Jabal (21).

 

Kapolres Bulungan AKBP Muhammad Fachry melalui Kasat Reskrim Polres Bulungan AKP Gede Prasetia Adi Sasmita mengatakan, pelaku diamankan pada selasa (10/7) sekira pukul 14.30 Wita. Dia menuturkan, pihaknya mendapatkan laporan dari Polsek Sekatak atas kasus dugaan pembunuhan itu. Setelah mendapatkan laporan, timnya langsung turun ke lokasi kejadian. Sebelum ditemukan dengan kondisi tidak bernyawa, korban sempat dikabarkan hilang.

"Kurang dari 2 kali 24 jam pelaku kita sudah amankan. Para pelaku diringkus di tiga lokasi yang berbeda-beda yang masih di area Kecamatan Sekatak dengan tim yang sudah dibagi-bagi. Pelaku utama saat itu hendak meminta minum, setelah kehausan lantaran berupaya kabur," jelasnya.

Ketiga pelaku sempat berniat melarikan diri sebelum akhirnya tertangkap. Salah satu hal yang menjadi keuntungan dalam kasus ini, kata Adi --sapaan akrabnya, ketiga pelaku tidak mengetahui medan atau jalan di daerah tersebut karena baru berada di lokasi kejadian sekitar 2 bulan. "Jadi mereka ini juga bingung mau lari kemana, sementara mereka tidak tahu jalan," ungkapnya.

Dari keterangan yang diterima polisi, korban memang memiliki masalah dengan 3 pelaku saat masih berada di kampungnya di Bulukumba, Sulawesi Selatan. Permasalahan tersebut menjadi dendam hingga mereka bekerja di PT PMI. Minggu (9/7) lalu, ketiga pelaku melancarkan rencananya melakukan pembunuhan terhadap korban. Dalam aksinya, salah satu pelaku memancing korban dengan meminta diantar kembali ke camp. Saat diperjalanan, kedua pelaku lainnya mencegat korban dan langsung mengiris leher korban dengan taji. Melihat korban sudah tak berdaya, pelaku kemudian melarikan diri.

"Korban sempat lari juga sekira 5 meter dari lokasi pembunuhan. Akibat darah yang keluar banyak di  bagian leher akhirnya korban terkapar. Warga yang menemukan korban sempat melihat korban sekarat dan akhirnya meninggal dunia," bebernya.

Selain itu, pelaku juga merasa emosi karena selalu ditantang oleh adik korban dan korban untuk berkelahi. Permasalahan yang dibawa dari kampung berujung pada pembunuhan. "Pelaku ini ditantang dan korban mengatakan, “jangan hanya jadi jagoan kampung saja”. Inilah awal mula pelaku melakukan rencana pembunuhan," bebernya.

Untuk mempertanggubgjawabkan perbuatannya ketiga pelaku saat ini berada di Mapolres Bulungan. Mereka dikenakan pasal 340 KUHP dengan ancaman hukuman minimal 20 tahun dan maksimal seumur hidup. 

"Awalnya mau diracun korbannya. Tapi karena tidak ada yang jual racun, akhirnya mereka merencanakan pembunuhan dengan menggunakan taji," tutupnya. (fai)


BACA JUGA

Kamis, 17 Maret 2016 21:01
KRIMINAL

Terlilit Utang, Pemuda Ini Terpaksa Jadi Kurir Narkoba

<p><strong>MENJALANKAN</strong> bisnis narkotika golongan I jenis sabu-sabu memang…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*