UTAMA | METRO BULUNGAN | TARAKAN | NUNUKAN | RAGAM | PEREMPUAN | HALO POLISI | OPINI BAH!

TARAKAN

Sabtu, 14 Juli 2018 09:42
Sigit : Jangan Serang Disdikbud soal SKTM

Data Warga Miskin Ranahnya Dinas Sosial

PEMBELAJARAN DIMULAI : Suasana di salah satu sekolah SMP di Tarakan saat dimulainya awal ajaran baru. (BARUNA/KALTARAPOS)

PROKAL.CO,

TARAKAN - Sistem Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) yang baru untuk tingkat SMA di Indonesia, termasuk di Kalimantan Utara (Kaltara), masih menuai kontroversi. Masih banyak keluhan dari warga perihal aturan zonasi dan penuhnya kuota untuk sekolah negeri. Isu yang tengah ramai dibicarakan masyarakat saat ini, kuota murid baru untuk jalur warga miskin (gakin) diduga dimanfaatkan beberapa orang agar bisa masuk ke sekolah negeri.

Dikonfirmasi perihal keluhan tersebut, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Provinsi Kaltara, Sigit Muryono mengatakan, Pemprov Kaltara hanya akan mengikuti aturan dari Kementerian Pendidikan.

“Pokoknya kita ikuti saja aturan. Sekarang PPDB sudah selesai, sudah diumumkan 6 Juli lalu serta 9 Juli sudah pembelajaran. Jadi SMK itu 1 kelas minimal 15 (murid), sudah layak jadi rombel (rombongan belajar). Kalau sudah ditentukan Allah, pilihannya di sini, keterimanya di sini, ya diikuti,” beber Sigit kepada awak media.

Dirinya berpesan agar perangkat satuan pendidikan berkomitmen dan tidak membuat aturan-aturan sendiri. Harus sesuai dengan Permendikbud (Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan), di mana PPDB sudah diatur dengan zonasi.

“Sekolah swasta di Tarakan masih banyak, masih sangat menampung itu (yang tidak diterima di sekolah negeri), jadi biarlah sekolah negeri untuk berbenah dan sekolah swasta bisa berkembang. Karena sekolah swasta juga sudah andil besar terhadap pembangunan pendidikan di Kaltara dan bangsa,” imbuhnya lagi.

Sigit juga menegaskan, saat ini sekolah swasta di Kaltara masih banyak yang belum penuh dan masih bisa menampung murid-murid baru. Disdikbud Kaltara sudah menghitung berapa lulusan SMP dan berapa kuota yang tersedia di SMA-SMK di Kaltara. Sigit berpesan kepada seluruh komponen masyarakat untuk ikut mendukung pemerintah menegakkan aturan.

Halaman:

BACA JUGA

Jumat, 24 Agustus 2018 10:59

Tak Punya Uang, Motor Ipar Dicuri

TARAKAN – Karena tak punya uang, Hasan nekat mencuri motor…

Jumat, 24 Agustus 2018 10:57

Asyik Kumpul Bareng Keluarga, Dua Pencuri Motor Dibekuk

TARAKAN – Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Tarakan berhasil menangkap…

Jumat, 24 Agustus 2018 10:22

JANJI LAGI..!! Bakal Wali Kota Ini Janji Perhatikan Nasib Petambak

TARAKAN – Setelah terpilih menjadi Wali Kota Tarakan, Khairul langsung…

Kamis, 23 Agustus 2018 15:54

Vaksin MR Mengandung Babi

TARAKAN – Setelah menunggu cukup lama, akhirnya Majelis Ulama Indonesia…

Selasa, 21 Agustus 2018 11:37

Curi Sepatu di Masjid, Riski Terekam CCTV

TARAKAN – Entah apa yang ada dalam pikiran pria yang…

Selasa, 21 Agustus 2018 11:34

Masih Dibawah Umur, Pelaku Cabul Dituntut

  TARAKAN – Setelah menjalani beberapa kali proses persidangan, pelaku…

Selasa, 21 Agustus 2018 11:33

Curi Ikan di Laut Perbatasan, Dua Kapal Asing Ditenggelamkan

TARAKAN - Dua unit kapal yang diduga melakukan penangkapan ikan…

Senin, 20 Agustus 2018 10:43

Modus Jalan-Jalan, Cabuli Anak di Rumah Kosong

TARAKAN – Usianya yang belasan tahun membuat AB (15) sulit…

Senin, 20 Agustus 2018 10:40

PAD Anjlok, Retribusi Menurun

TARAKAN - Tak tercapainya target Pendapat Asli Daerah (PAD) Kota…

Senin, 20 Agustus 2018 10:38

Satpol PP Siaga Jelang Iduladha

TARAKAN – Menyambut perayaan Hari Raya Iduladha, Satuan Polisi Pamong…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers