UTAMA | METRO BULUNGAN | TARAKAN | NUNUKAN | RAGAM | PEREMPUAN | HALO POLISI | OPINI BAH!

TARAKAN

Sabtu, 18 Agustus 2018 15:24
Dapat Remisi, Mantan Pejabat Pemkot Tarakan Ini Bebas

Sang Inisiator Korupsi Videotron

DAPAT REMISI : Walikota Tarakan Ir Sofian Raga melepas rompi dua perwakilan dari warga binaan yang mendapatkan remisi hingga bebas. (ELIAZAR/KALTARA POS)

PROKAL.CO, TARAKAN- Terpidana kasus korupsi pengadaan videotron akhirnya kembali menghirup udara bebas setelah habis menjalani masa hukumannya. Mantan Kepala Dinas Pendapatan Pengelolaan Keuangan dan Aset (DP2KA) Kota Tarakan, Drs Ahmad Maulana MM dinyatakan bebas setelah mendapatkan remisi 2 bulan dari Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham), bertepatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke-73, kemarin (17/8). Pria yang akrab disapa Mola itu mendapatkan remisi hingga bebas bersamaan dengan 6 narapidana lainnya yang menjalani masa hukuman di Lembaga Permasyarakatan (Lapas) Kelas II A Tarakan. 

Kepala Lapas (Kalapas) Kelas II A Tarakan R.B Danang Yudiawan saat dikonfirmasi mengatakan, HUT RI ke-73 ini, Lapas Tarakan mengusulkan 506 warga binaan yang mendapatkan remisi. Dari 506 yang diusulkan mendapatkan remisi, hanya Maulana yang berstatus terpidana Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) diusulkan mendapatkan remisi. Sementara terpidana Tipikor lainnya tak diusulkan untuk mendapatkan remisi. 

“Untuk kasus Tipikor ini wewenang kementerian. Jadi kami hanya mengusulkan ke Jakarta. Ketika ada Surat Keputusan (SK), makanya disetujui. Di periode ini memang dia yang memenuhi syarat (mendapatkan remisi) dari dua narapidana Tipikor. Yang bersangkutan dapat remisi dua bulan,” ungkap Danang. 

Dijelaskan Danang, narapidana yang mendapatkan remisi dua bulan dan telah membayar denda, maka berhak untuk bebas apabila masa hukumannya telah habis. Diketahui, Ahmad Maulana dijatuhi vonis hukuman 1,8 tahun penjara, dan denda Rp 50 juta oleh majelis hakim Pengadilan Tipikor Samarinda. Selain itu, uang pengganti sebanyak Rp 580 juta dari hasil korupsi videotron juga telah dikembalikan ke negara. 

Untuk mendapatkan remisi narapidana dituntut berkelakuan baik selama menjadi warga binaan. Nantinya itu akan menjadi salah satu syarat yang akan menjadi bahan pertimbangan di lapas untuk mengusulkan remisi kepada warga binaan. Selama menjalani masa hukuman, Maulana dianggap berkelakuan baik dan berhak diusulkan untuk dapat remisi.

“Meski berkas sudah lengkap, namun kelakukan tidak baik, ya tidak bisa (diusulkan dapat remisi),” katanya. 

Dalam kasus korupsi videotron ini telah mengakibatkan kerugian negara sebanyak Rp 1,4 miliar dari jumlah total. Maulana tak sendiri bertanggung jawab atas kasus korupsi tersebut, tapi dua orang lainnya yakni, Mustafa dan Yunanto Ali juga ikut terlibat. Sumber kerugian dari Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Kota Tarakan berdasarkan hasil perhitungan BPKP Kaltim, saat Maulana menjabat Kepala DPPKA Tarakan. 

R.B Danang menuturkan, dalam memberikan remisi kepada narapidana dilakukan sidang oleh Tim Pengamat Permasyarakatan (TPP). Sidang itu dilakukan sebanyak 3 kali, yakni di internal Lapas kemudian ditingkat Kanwil dan sidang terakhir dilakukan di Direktorat Jendral Permasyarakatan Kemenkumham. “Jadi sidang ini bisa dipastikan jangan-jangan kalapas dibayar itu. Jadi ini bukan karena jual beli remisi, dan bisa ditanyakan kepada narapidana yang mendapatkan remisi. Semua SK yang mendapatkan remisi itu keluarnya pada malam tanggal 16 Agustus,” tutupnya. 

Diketahui, anggaran yang diselewengkan oleh para pelaku bersumber dari Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Kota Tarakan tahun 2013 senilai Rp 4.197.509.405 dan dari hasil perhitungan Badan Pemeriksa Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Kaltim, kerugian negara akibat perbuatan tiga orang ini mencapai Rp 1,4 miliar. Maulana merupakan orang pertama yang merencanakan perbuatan korupsi tersebut, setelah sebelumnya pemenang lelang oleh pihak ketiga, Yunanto Ali diumumkan. (zar)


BACA JUGA

Rabu, 23 Maret 2016 17:10

Akhirnya! Terminal Bandara Juwata Tarakan Resmi Dibuka

<p>TARAKAN &ndash; Presiden Jokowi akhirnya menekan tombol peresmian Terminal Bandara Internasional…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers