UTAMA | METRO BULUNGAN | TARAKAN | NUNUKAN | RAGAM | PEREMPUAN | HALO POLISI | OPINI BAH!

METRO BULUNGAN

Senin, 20 Agustus 2018 10:36
Disperindagkop Kaltara Kecolongan, Minuman Soda Kedaluwarsa Beredar

Belum Sidak Mamin Jelang Idul Adha

KEDALUWARSA: Ditemukan adanya minuman bersoda yang sudah kedaluwarsa sejak Mei 2018 lalu di Pasar Induk. (HERI MULIADI/KALTARA POS)

PROKAL.CO, TANJUNG SELOR – Jumlah kebutuhan rumah tangga meningkat jelang perayaan Hari Raya Iduladha. Tak sedikit persiapan bahan makanan dan minuman bersoda tentu menjadi kebutuhan untuk disuguhkan pada tamu yang akan datang bersilaturahmi.

Tapi apa jadinya jika adanya barang yang dijual oleh pedagang tak memenuhi standar untuk komsumsi. Seperti yang dialami salah satu warga Sabanar Lama bernama Bunga (28). Untuk persiapan lebaran, dirinya membeli barang di Pasar Induk. Hanya saja beberapa barang yang dibelinya ternyata sudah kedaluwarsa.

“Saya tadi beli minuman botol setelah sampai di rumah sudah habis masa berlakunya. Sudah kedaluwarsa,” ujarnya kepada Kaltara Pos, Minggu (19/8).

Karena tak ingin mengomsumsi minuman yang kedaluwarsa, akhirnya Bunga mengembalikan minuman yang sudah dibelinya tersebut ke tempat dirinya membeli di Pasar Induk. Dia berharap, agar semua penjual tidak menjual barang yang sudah kedaluwarsa. Apalagi menjelang perayaan lebaran yang tinggal beberapa hari lagi.

“Dua botol besar harganya Rp 17 ribu satu botol. Saya beli dua, tidak mau rugi saya kembalikan sama penjualnya di pasar,” bebernya.

Dia menuturkan, tak sedikit tentunya minuman bersoda akan dibeli oleh masyarakat. Selain karena memang nikmat, juga dinilai dapat menetralisir makanan yang terbuat dari daging sapi. Namun, jika mengonsumsi minuman yang telah kedaluwarsa tentunya berefek lain seperti menyebabkan keracunan, mencret dan gejala lainnya.

“Jadi yang tadi saya beli itu masanya sudah lewat 3 bulan tapi masih dijual. Pasti banyak yang sudah beli minuman yang kedaluwarsa ini,” jelasnya.

Terkait kejadian itu, Dinas Perindustrian Perdagangan dan Koperasi (Disperindagkop) Provinsi Kaltara, hingga saat ini belum melakukan inspeksi mendadak (sidak) terhadap penjual maupun distributor pemasok barang minuman dan makanan ke Tanjung Selor. Padahal, barang yang saat ini dijajakkan sudah cukup banyak dibeli oleh masyarakat.

“Pemantauan barang-barang kedaluarsa belum kami lakukan sampai saat ini,” ujar Kepala Bidang Perdagangan Dalam Negeri Disperindagkop Kaltara, Hasriyani.

Dirinya menambahkan, akan segera turun melakukan sidak karena telah menemukan kasus barang kedaluwarsa. Dirinya belum dapat memberikan pernyataan, adanya sanksi atau tidak bagi pemasok barang.

“Jadi ini planning (rencana) kita untuk turun dan fokus terhadap pengadaan barang kedaluwarsa,” tutupnya. (mul)

 


BACA JUGA

Kamis, 17 Maret 2016 21:01
KRIMINAL

Terlilit Utang, Pemuda Ini Terpaksa Jadi Kurir Narkoba

<p><strong>MENJALANKAN</strong> bisnis narkotika golongan I jenis sabu-sabu memang…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.